Daftar Halaman

Rangkuman Fisika Kelas 8

Fisika kelas 8 semester 1

1.    Gaya
Gaya adalah dorongan atau tarikan terhadap suatu benda
Gaya sentuh terdiri dari gaya otot, gaya gesek, gaya mekanik, gaya pegas
Gaya tak sentuh terdiri dari gaya listrik, gaya magnet, gaya gravitasi
Resultan gaya adalah gaya yang menggantikan beberapa gaya
Gaya gesek adalah gaya yang terjadi antara dua permukaan yang bersentuhan
Berat adalah besarnya gaya gravitasi yang bekerja pada suatu benda
Hukum Newton I : Setiap benda akan tetap diam atau bergerk lurus beraturan jika tidak ada gaya yang bekerja pada benda itu
Hukum Newton II : Apabila ada gaya yang bekerja pada suatu benda maka benda itu akan mengalami perubahan gerak
Hukum Newton III : Besarnya gaya aksi sama dengan gaya rekasi dan arahnya berlawanan

Rumus             F = m.a
                        F = m.g
                        w = m.g

F  = gaya (N)
m = massa (kg)
a  = percepatan (m/s2)
w = berat (N)
g  = gravitasi (m/s2)


2.    Tekanan
Tekanan adalah gaya persatuan luas bidang
Tekanan pada zat padat dipengaruhi oleh gaya berat dan luas bidang
Tekanan pada zat cair(hidrostatik) dipengaruhi oleh massa jenis dan kedalaman
Tekanan pada udara dipengaruhi oleh ketinggian

Rumus             P = F / A
                        P = ρ.g.h
                        P = 76 – ( h (cm) / 104 )
P = tekanan (N/m2)
F = gaya (N)
A = luas (m2)
ρ  = massa jenis (kg/m3)
g  = gravitasi (m/s2)
h  = kedalaman / ketinggian (m)

Hukum Pascal : Tekanan yang diberikan kepada zat cair di dalam ruang tertutup akan diteruskan ke segala arah dan sama besar

(F1. A2) = (F2. A1)

Hukum Archimedes :  Setiap benda yang dimasukkan kedalam zat cair akan mendapat gaya tekan keatas sebesar volume zat cair yang dipindahkan

FA = ρ.g.V
FA = wu - wc

FA = gaya archimedes (N)
V  = volume (m3)
wu = berat di darat / udara (N)
wc = berat dalam zat cair (N)


3.    Usaha dan Energi
Usaha adalah hasil kali gaya dengan perpindahan benda

Rumus            W = F.s                      
                        W = m.g.h
            W = usaha (Joule)
            F  = gaya (N)
            s  = perpindahan (m)
            h  = ketinggian (m)
           
            Pesawat sederhana
            Jenis pesawat sederhana antara lain : tuas, katrol, bidang miring
                       
Rumus                       F.lk = w.lb
                        F.s  = w.h
                        M = w/F  = lk/lb  = s/h

lk  = lengan kuasa (m)
lb  = lengan beban (m)
M  = keuntungan mekanis

Energi adalah kemampuan melakukan usaha
Macam energi : energi potensial, kinetik, angin, gelombang, kalor, bunyi, kimia, listrik, dll

Energi potensial adalah energi yang dimiliki benda karena kedudukannya
Ep = m.g.h                  Ep = energi potensial (J)
Energi kinetik adalah energi yang dimiliki benda karena bergerak
Ek  = ½ m.v2              Ek = energi kinetik (J)                        v = kecepatan (m/s)
Energi mekanik adalah jumlah dari energi potensial dan kinetik
Em = Ep + Ek             Em = energi mekanik (J)




Kimia kelas 8 semester 1

1.    Atom, Ion, Molekul
Atom adalah partikel terkecil dari suatu zat yang terdiri dari proton (+) elektron (-), netron (tidak bermuatan), dan nukleon (inti aom)
Ion adalah atom yang bermuatan listrik yaitu ion positif (proton) dan ion negatif (elektron)
Molekul adalah bagian terkecil dari suatu zat yang masih mempunyai sifat zat itu sendiri
   molekul unsur  contoh : O2, H2
   molekul senyawa contoh:  H2O , CO2
Rumus atom

ZNA     

N = nama unsur
Z  = no atom = jumlah proton = jumlah elektron
A =  no massa = massa atom = nukleon

Neutron = A – Z
A = proton + elektron

  
2.    Bahan Kimia dan Zat Aditif dalam Makanan
Zat aditif adalah zat yang ditambahkan kedalam bahan makanan untuk menghasilkan sifat tertentu baik warna, aroma, rasa, maupun keawetan.
Zat aditif alami
   Zat pewarna  misalnya  antisianin, karotenoid
   Zat pemanis  misalnya  gula merah, gula pasir
   Zat pengawet  misalnya  garam dapur, cengkih
   Zat penyedap  misalnya  seledri, daging
Zat aditif buatan
   Zat pewarna  misalnya  tartazine, sunset yellow
   Zat pemanis  misalnya  siklamat, sakarin
   Zat pengawet  misalnya  asam benzoat, asam sorbat
   Zat penyedap  misalnya  monosodium glutamat

3.    Zat Adiktif dan Psikotropika
Zat adiktif adalah zat yang dapat menimbulkan ketergantungan/ kecanduan
Contoh rokok, miras, psikotropika
Psikotropika terdiri dari depresan (penenang), stimulan (perangsang), halusinogen



Fisika kelas 8 semester 2

1.    Getaran dan Gelombang
Getaran adalah gerakan bolak-balik secara teratur melalui titik keseimbangan
Frekuensi adalah jumlah getaran perdetik

f = 1/T             f = n/t               λ = v.T             λ = v/f

f = frekuensi (hz)
n = banyak getaran
t = waktu (s)
T = perioda (s)
λ = panjang gelombang (m)
v = cepat rambat (m/s)

Gelombang adalah rambatan suatu getaran
Macam gelombang berdasarkan arah rambat : gelombang transversal dan longitudinal
Macam gelombang berdasarkan medium : gelombang mekanik dan elektromagnetik
Contoh gelombang elektromagnetik : gelombang radio, mikro, sinar-x, sinar ɣ, dll


2.    Bunyi 
Bunyi adalah hasil suatu gataran
Syarat terjadi bunyi : ada sumber bunyi, medium, dan alat penangkap bunyi

v = s.t              d = ½ .v.t

v  = cepat rambat bunyi (m/s)
s  = jarak (m)
t  = waktu (s)
d  = kedalaman laut (m)

Jenis frekuensi :
Infrasonic adalah frekuensi yang getarannya kurang dari 20 hz
Audiosonic adalah frekuensi yang getarannya antara 20 – 20.000 hz
Ultrasonic adalaha frekuensi yang getarannya lebih dari 20.000 hz

Hukum Marsenne : frekuensi yang dihasilkan adalah :
Berbanding terbalik dengan panjang senar                f1/f2 = l2/l1
Berbanding terbalik dengan akar luas penampang
Ber banding terbalik dengan akar massa jenis senar
Sebanding dengan akar tegangan senar                    f1/f2 = √T1/√T2

Resonansi adalah peristiwa ikut bergetarnya suatu benda karena ada getaran benda lain
R = (2n + 1). ¼ λ                    n → utk resonansi 1 n = 0, R2 n = 1, R3 n = 2, dst

Asas Doppler berbunyi jika sumber bunyi mendekat suara terdengar meninggi dan jika sumber menjauh suara terdengar merendah.


3.    Cahaya
Cahaya adalah gelombang elektromagnetik yang memiliki sifat pemantulan (refleksi), pembiasan (refraksi), lenturan (difraksi), dapat dijumlahkan (interfensi), diuraikan (dispersi), diserap arah getarnya (dipolarisasi), mengalami hamburan, dan dapat merambat melalui ruang hampa.
Kecepatan cahaya = 3 x 108 m/s       kecepatan suara = 340 m/s
Dualisme cahaya adalah cahaya mempunyai dua sifat yaitu gelombang dan materi
Macam-macam cermin :   cermin datar, cekung (+),  cembung (-)
Macam-macam lensa :   lensa cembung (+),  cekung (-)

Rumus cermin dan lensa
1/f  = 1/So + 1/Si  = 2/R          M = Si /So = hi /ho

f    =  jarak fokus
So =  jarak benda
Si  =  jarak bayangan
h   = tinggi
M  = perbesaran

Indeks bias
n = c/cn                       sin i / sin r  = nr / ni

n  = indeks bias
c  = cepat rambat ruang hampa (3 x 108 m/s)
cn = cepat rambat dalam zat “n”
sin i = sudut datang
sin r = sudut bias
nr  = indeks bias pada sinar bias
ni  = indeks bias pada sinar datang

Kekuatan lensa (daya lensa) adalah kemampuan lensa untuk mengumpulkan (konvergen) atau menyebarkan (divergen) cahaya.
P = 1/f             P = daya lensa (dioptri)           f = jarak fokus (m)


4.    Alat-Alat Optik
Mata merupakan alat optik alami
Bagian-bagian mata :
Kornea berfungsi menerima dan meneruskan cahaya
Iris berfungsi membedakan warna
Pupil berfungsi mengatur intensitas cahaya
Lensa mata berfungsi membentuk bayangan
Retina berfungsi menangkap bayangan
Gangguan mata : rabun dekat (hipermetropi), rabun jauh (miopi), mata tua (presbiopi),   dan buta warna
Mikroskop adalah alat untuk melihat benda-benda sangat kecil
Lup adalah kaca pembesar
Teropong adalah alat untuk melihat benda yang jauh

Rumus perbesaran mikroskop
M = Mob . Mok             Mob = Si ob / So ob           Mok = Si ok / So ok

Mob = perbesaran lensa obyektif
Mok = perbesaran lensa okuler

Rumus perbesaran lup
Pada saat mata berakomodasi                       M = (25/f) + 1
Pada saat mata tidak berakomodasi              M =  25/f


Rangkuman Fisika Kelas 7

Fisika kelas 7 semester 1

1.    Besaran dan Satuan
Besaran adalah sesuatu yang memiliki nilai dan satuan
Satuan adalah standar yang digunakan untuk menyatakan besaran
Besaran Pokok terdiri dari panjang (meter), massa (kilogram), waktu (detik), kuat arus (amper), suhu (kelvin), intensitas cahaya (candela), dan jumlah zat (mol)
Besaran turunan antara lain volume (m3), kecepatan (m/s), gaya (newton), usaha (joule), dan lain-lain.
Mengukur adalah membandingkan nilai besaran
Contoh alat ukur : penggaris, roll meter, neraca, stopwatch, termometer, dll

2.    Suhu
Suhu adalah derajat panas suatu benda
Alat mengukur suhu disebut termometer
Termometrik adalah perubahan sifat karena perubahan suhu seperti perubahan wujud, volume, kimia, warna, daya hantar listrik, dsb
Perbandingan Suhu
Celcius            0 – 100            perbandingan  5
Fahrenheit       32 – 212          perbandingan  9
Reamur           0 – 80              perbandingan  4
Kelvin              273 – 373        perbandingan  5

3.    Zat dan Wujudnya
Zat adalah sesuatu yang menempati ruang dan memiliki massa
Sifat zat padat : susunan partikel teratur, jarak rapat, gaya tarik menarik antar partikel sangat kuat, dan gerak partikel terbatas.
Sifat zat cair : susunan partikel kurang teratur, jarak renggang, gaya tarik menarik tidak kuat, dan gerak partikel agak bebas
Sifat zat gas : susunan partikel tidak teratur, jarak sangat renggang, gaya tarik menarik sangat lemah, dan gerak partikel sangat bebas
Perubahan wujud ada 6 yaitu :
mencair, membeku, menguap, mengembun, menyublim, melenyap.
Kohesi adalah gaya tarik menarik antar partikel sejenis contoh air raksa pada kaca
Adhesi adalah gaya tarik menarik antar partikel tidak sejenis contoh cat pada tembok
Meniskus adalah kelengkungan permukaan zat cair dalam tabung.

4.    Massa Jenis
Massa jenis adalah massa zat persatuan volumenya
   ρ = m/v
ρ  = massa jenis (kg/m3)
m = massa (kg)
v  = volume (m3)

5.    Pemuaian
Pemuaian adalah akibat dari suatu benda dipanaskan atau didinginkan
Pemuaian ada 3 yaitu muai panjang, muai luas, dan muai volume
Muai panjang adalah pertambahan panjang suatu benda karena suhu naik
α = (lt – l0) : l0 (t – t0)
α = koefisien muai panjang (1/C)
l0 = panjang awal (m)
lt = panjang akhir (m)
t  = suhu akhir (C)
t0 = suhu awal (C)

6.    Kalor
Kalor adalah salah satu bentuk energi yang dapat berpindah karena adanya perubahan suhu
Energi kalor adalah energi yang diterima atau dilepas suatu benda
Pengaruh kalor : perubahan suhu, perubahan wujud, pemuaian.
Menerima kalor           Q = m.c (t - t0)
Melepas kalor             Q = m.c (t0 – t)
Kalor laten                   L = Q/m

Q = energi kalor (kalori)
m = massa (gram)
c  = kalor jenis (kal gr/C)
L  = kalor laten = kalor lebur
Hukum Black mengatakan bahwa kalor yang dilepas sama dengan kalor yang diterima
Cara perpindahan kalor ada 3 yaitu :
Konduksi yaitu perpindahan tanpa disertai perpindahan partikel zat tersebut
Konveksi yaitu perpindahan yang disertai perpindahan partikel zat tersebut
Radiasi yaitu perpindahan kalor secara langsung.


Kimia kelas 7 semester 1

1.    Unsur, Senyawa, Campuran
Unsur adalah zat yang terdiri dari atom sejenis dan tidak dapat dipisahkan lagi
Contoh : hidrogen (H2), oksigen (O2), Besi (Fe), Tembaga (Cu)
Senyawa adalah zat yang terdiri dari beberapa unsur
Contoh : air (H2O),  asam sulfat (H2SO4)
Campuran adalah gabungan dari beberapa zat yang berlainan
   Campuran homogen seluruh bagiannya sama misalnya larutan gula
   Campuran heterogen seluruh bagiannya tidak sama misalnya tanah

2.    Asam, Basa, Garam
Asam adalah suatu senyawa yang jika dilarutkan dalam air akan melepaskan ion H+ dan sisa atom yang negatif
Sifat asam : rasanya masam, menghasilkan ion H+ , merubah kertas lakmus biru menjadi merah contoh : asam sulfat (H2SO4) , asam karbonat (H2CO3)
Basa adalah senyawa yang jika dilarutkan dalam air akan menghasilkan logam bermuatan positif dan ion hidroksida negatif (OH)-
Sifat basa : rasanya pahit, teksturnya licin, menghasilkan ion (OH)- , dan merubah kertas lakmus merah menjadi biru.  Contoh : kalsium hidroksida Ca(OH)2 

3.    Garam adalah reaksi antara asam dan basa
asam  + basa → garam + air
contoh : HCl,  NaCl, NaHSO4
HCl + NaOH → NaCl + H2O
H2SO4 + Na2O → Na2SO4 + H2O

  

Fisika kelas 7 semester 2

1.    Gerak
Gerak adalah perubahan kedudukan benda terhadap acuan tertentu
Macam gerak : gerak lurus, gerak melengkung, gerak melingkar
Laju adalah jarak yang ditempuh persatuan waktu
Kecepatan adalah perpindahan yang dilakukan persatuan waktu
Percepatan adalah perubahan kecepatan persatuan waktu

Rumus                        S = v . t           a = (vt – vo) / t
S = jarak (m)
v  = kecepatan (m/s)
t   = waktu (s)
a  = percepatan (m/s2)

Gerak relatif adalah gerak yang diperbandingkan terhadap acuan tertentu
Gerak semu adalah gerak yang bukan sebenarnya
Gerak Lurus Beraturan (GLB) adalah gerak yang lintasannya lurus dan kecepatannya tetap
Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB) adalah gerak yang lintasannya lurus dan kecepatan benda berubah secara teratur

GLBB dipercepat                    vt = vo + a.t                 St = vo + t + ½ a.t2
GLBB diperlambat                  vt = vo - a.t

2.    Tata Surya dan Bumi
Tata surya adalah kumpulan benda langit yang menjadikan matahari sebagai pusat orbitnya terdiri atas bintang, planet, satelit, asteroid, meteor, dan debu-debu angkasa
Planet dalam tata surya : merkurius, venus, bumi, mars, yupiter, saturnus, uranus, neptunus.
Unsur matahari : hidrogen (76,4 %), helium (21,6 %), lainnya (1,8 %)
Lapsan penyusun matahari : inti matahari, fotosfer, kromosfer, korona
Akibat rotasi bumi : peristiwa siang malam, perbedaan waktu, pembelokan arah angin, peredaran semu harian benda-benda langit
Akibat revolusi bumi : pergantian musim, perhitungan tahun masehi, perubahan panjang siang dan malam, perubahan semu tahunan matahari.
Gerhana bulan terjadi apabila matahari, bumi, dan bulan terletak pada satu bidang dan bulan masuk ke dalam bayangan gelap bumi.
Gerhana matahari terjadi apabila matahari, bulan, dan bumi terletak pada satu bidang dan bumi terkena bayangan gelap bulan
Pasang surut air laut terjadi akibat gaya tarik matahari dan bulan terhadap bumi



Kimia kelas 7 semester 2

1.    Pemisahan Campuran
Cara pemisahan campuran :
   Destilasi (menaikkan suhu)
   Kristalisasi (pengkristalan)
   Kromatografi ( pencahayaan)
   Memberi zat tertentu

2.    Perubahan Fisika da Kimia
Perubahan fisika adalah perubahan yang tidak menyebabkan terjadinya jenis zat baru
Contoh : es mencair, besi memuai
Perubahan kimia adalah perubahan yang menyebabkan terjadinya jenis zat baru

Contoh : kertas dibakar, besi berkarat

Rangkuman Matematika Kelas 7

Matematika kelas 7 semester 1 –  BIMBEL GIGA

1.    Bilangan Bulat
Operasi utama bilangan bulat ada 4 yaitu penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian.
Aturan perpangkatan
Xa. Xb = Xa+b
Xa :Xb = Xa-b
(Xa)b = Xa.b
(X . Y)2 = X2.Y2
X-a = 1/Xa
√ X.Y = √X . √Y

2.    Pecahan
Pecahan terdiri dari pecahan biasa, campuran, desimal, persen dan permil
Contoh : ½  , 1 ¾  0,6  50%
Bentuk baku
85,9 menjadi 8,59 x 10
1250 menjadi 1,25 x 103

3.    Aljabar
Contoh   5x + 3y = 8
5 dan 3 disebut koefisien 
x dan y disebut variabel
8  disebut konstanta

4.    Aritmetika Sosial
Laba = Penjualan – Pembelian
Rugi = Pembelian – Penjualan
Harga Bersih (netto) = Harga kotor (bruto) – Potongan (diskon)
Berat Bersih (netto) = Berat kotor (bruto) – Potongan (tara)
Prosentasi Laba = (Laba : Pembelian) x 100%
           
5.    Persamaan Linear Satu Variabel
ax + b = c        a ≠ 0
Contoh 1                     Contoh 2
x + 2 = 5                      2x – 4 = 6
x = 5 – 2                      2x = 6 + 4
x = 3                            2x = 10
                                    x   = 5

6.    Pertidaksamaan Linear Satu Variabel
ax +b < c      atau   ax + b > c
contoh 1                      contoh 2
2x +1 > 7                     3x +5 < 4x +10
2x > 7 – 1                    3x – 4x < 10 – 5
2x > 6                          -x < 5
x > 3                            x > -5

7.    Perbandingan
Perbandingan Senilai
Jika  a → c      dan  b → d      maka    a x d = b x c
Perbandingan berbalik nilai
Jika  a → c      dan  b → d      maka    a x c = b x d





Matematika kelas 7 semester 2  -  BIMBEL GIGA

1.    Himpunan

Macam-macam himpunan
Himpunan Terhingga                          A = {1,2,3,4,5}
Himpunan Tak Terhingga                   P = {0,1,2,3,...}
Himpunan kosong                               Q = { }
Himpunan Semesta                            S = {1,2,3,4,5,6,7,8,9}

Hubungan antar himpunan
Himpunan Lepas                     A = {1,2,3}       B = {4,5,6}      
     maka  A // B
Himpunan Berpotongan          P = {a,b,c}       Q = {c,d,e}     
     maka  P    Q
Himpunan Bagian                   M = {1,2,3,4}   N = {2,3}         
     maka  N    M
Himpunan Ekuivalen              X = {4,5,6,7}    Y = {0,1,2,3}   
     maka  X    Y

Operasi himpunan
Irisan                           apabila ada anggota yang sama
Gabungan                   gabungan dua atau lebih himpunan
Komplemen                bukan anggota suatu himpunan
Selisih                          anggota yang bukan anggota himpunan lain

2.    Garis dan Sudut
Jenis garis :     garis lurus, sejajar, berpotongan
Jenis sudut :    sudut sehadap, bertolak belakang, bersebrangan     
Sudut sepihak berjumlah 180o
Sudut komplemen (berpenyiku) berjumlah 90o
Sudut suplemen (berpelurus) berjumlah 180o

Jumlah sudut segi-n  = (n-2) x 180o

3.    Segitiga
Rumus Luas segitiga              L = ½ . a. T
Rumus Keliling segitiga           K = a + b + c

Teori Phytagoras (berlaku pada segitiga siku-siku)
          a2 + b2 = c2
              
4.    Segiempat

Rumus luas dan keliling berbagai bangun segiempat
Persegi                        L = s2                           K = 4s
Persegi panjang          L = p.l                          K = 2 (p + l)
Jajargenjang               L = a.t                          K = 2 (a + b)
Trapesium                   L = ½ (a + b). t            K = a + b + c + d
Belahketupat               L = ½ d1 . d2                K = 4s

Layang-layang            L = ½ d1 . d2                     K = 2 (a + b)

Rangkuman Matematika Kelas 8

Matematika kelas 8 semester 1  -  BIMBEL GIGA

1.    Faktorisasi Aljabar
a2 +ab = a (a +b)
a2 +ab + ac = a (a + b + c)
x2 + (a + b)x +ab = (x +a) (x + b)
x2 – a2 = (x + a) (x – a)

2.    Relasi dan fungsi
Relasi dapat dinyatakan dengan diagram panah, diagram cartesius, dan himpunan pasangan berurutan.
Fungsi disebut juga pemetaan
Notasinya        f : x → mx + c
Rumusnya      f (x)  = mx + c
Domain = daerah asal
Kodomain = daerah kawan
Range = daerah hasil

3.    Gradien dan Persamaan Garis
Jika   y = mx + c         maka  gradien = m
Jika   ax + by + c = 0  maka  gradien m = -a / b
Jika  diketahui (x1, y1) dan (x2, y2)     maka  gradien  m = (y2 – y1) : (x2 – x1)
Jika  garis sejajar        maka  gradien  m1 = m2
Jika  garis tegak lurus             maka  gradien  m1 = -1/m2

Menentukan persamaan garis lurus, jika :
Melalui dua titik                       (y – y1) (x2 – x1) = (x – x1) (y2 – y1)
Melalui titik dan gradien          y = m (x – x1) + y1

4.    Persamaan Linear Dua Variabel
Cara penyelesaian  PLDV
Cara eliminasi (menghilangkan)
Cara substitusi (mengganti)
Cara grafik
Menggunakan rumus
Jika   ax + by = p   dan  cx + dy = q
Maka   x = (dp – bq) : (ad – bc)
            y = (aq – cp) : (ad – bc)



Matematika kelas 8 semester 2  -  BIMBEL GIGA

1.    Garis pada segitiga
                     
            Luas = ½ . a. t                         Keliling = a + b + c
            Luas = √ s(s-a)(s-b)(s-c)         s = ½ K
            Jika  AB diproyeksikan pada BC maka D proyeksi  A dan B proyeksi  B.
Sehingga BD merupakan proyeksi AB  pada  BC
                 AB2 = BD. BC                    AD2 = BD. DC            AC2 = DC. BC
                 AD = AB sin α                    AD = AC sin β

2.    Lingkaran                                                       

Luas = π r2
Keliling = 2 π r  atau   π d                             
π = 22/7 atau 3,14

Perbandingan panjang busur, sudut, dan luas juring
 (panjang AB : K. Ling) = (sudut AOB : 360) = (L juring AOB : L ling)
Luas juring = luas segitiga + luas tembereng            
Sudut pusat = dua kali sudut keliling

Segiempat tali busur               AC . BD = (AB. CD) + (AD . BC)
                                                AO . OC = (BO . OD)

Lingkaran dalam segitiga        rd = (Luas segitiga) : (1/2 keliling)      
Lingkaran luar segitiga            rl  = (a.b.c) : (4 L segitiga)

Garis singgung persekutuan dalam                d = √ p2 – (r1 + r2)2
Garis singgung persekutuan luar                    l  = √ p2 – (r1 - r2)2


3.    Bangun Ruang

Rumus Volume dan Luas berbagai bangun ruang

Kubus              V       = a3                    Diagonal bidang  = a√2          
                        L per = 6a2                  Diagonal ruang    =  a√3

Balok               V       = p.l.t                  Diagonal bidang = √p2 + l2
                        L per = 2 (pl +pt + lt)   Diagonal ruang   =√p2 + l2 +t2

Prisma             V       = La . t               Diagonal bidang  = ½ (n2 – 3n)
                        L per = 2 La + K.t        Diagonal ruang    = n2 – 3n
                        L sel  = K.t

Limas Segi-n               V       = 1/3 La . t        
                                    L sel  = n . L segitiga
                                    L per = La + (n. L segitiga)

Kerucut                       V       = 1/3 π r2 t
                                    L sel  = π r s                s = √r2 + t2
                                    L per = π r (r + s)

Tabung                        V       = π r2 t                           L sel  = 2 π r t
                                    L per = π r (r + t)

Bola                             V       = 4/3 π r3                       L per =  4 π r2