Daftar Halaman

CP Aswaja

Capaian Pembelajaran Aswaja Fase A

Amaliyah Nahdliyah

peserta didik mampu mengetahui doa harian dalam tradisi Nahdlatul Ulama (NU). Peserta didik mampu bersholawat. Peserta mampu melakukan amaliyah pujian. 

Keorganisasian (Ke-NU-an)

peserta didik mampu mengetahui nama dan lambang Nahdlatul Ulama (NU); peserta didik mampu mengetahui tokoh pendiri NU.


Capaian Pembelajaran Aswaja Fase B

Kesejarahan

peserta didik mampu memahami faham keislaman yang pertama kali berkembang di Indonesia; Peserta didik mampu menjelaskan peran walisongo dalam penyebaran Islam di Indonesia; Peserta didik mampu memahami proses pembentukan Jamiyah Nahdlatul Ulama; dan Peserta didik mampu memahami biografi dan perjuangan KH. Hasyim Asy’ari. 

Ajaran Aswaja

Peserta didik mampu memahami tata cara menghormati orang tua, guru, dan sesama. Peserta didik mampu memahami tata cara menghormati kitab suci Al Qur an; Peserta didik mampu memahami tata cara menghormati Nabi Muhammad SAW, sahabat, tabi’in, walisongo, dan ulama.

Keorganisasian (Ke-NU-an)

Peserta didik mampu mengetahui nama dan lambang Nahdlatul Ulama (NU); peserta didik mampu memahami asas dan tujuan Nahdlatul Ulama (NU); peserta didik mampu memahami usaha-usaha Nahdlatul Ulama (NU); dan peserta didik mampu mengetahui tingkatan kepengurusan Nahdlatul Ulama (NU).

Amaliyah Nahdliyah

Peserta didik mampu mengetahui doa harian dalam tradisi Nahdlatul Ulama (NU). Peserta didik mampu mengetahui dzikir dalam tradisi Nahdlatul Ulama (NU).


Capaian Pembelajaran Aswaja Fase C

Kesejarahan

Peserta didik mampu memahami biografi dan perjuangan KH. Abdul Wahab Hasbullah. Peserta didik mampu memahami perjuangan tokoh Nahdlatul Ulama setempat. Selain itu peserta didik mampu memahami biografi dan perjuangan KH. Bisri Syansuri.

Ajaran Aswaja

Peserta didik mampu mengetahui pengertian Ahlussunnah Wal Jamaah. Peserta didik mampu mengenal ajaran Ahlussunnah Wal Jamaah. Peserta didik mampu mengetahui pengertian ulama. Peserta didik mampu memahami posisi ulama dalam Nahdlatul Ulama (NU); dan peserta didik mampu memahami konsep ukhuwah menurut Nahdlatul Ulama (NU).

Keorganisasian (Ke-NU-an)

Peserta didik mampu memahami Nilai Dasar Perjuangan Nahdlatul Ulama (NU). Peserta didik mampu mengetahui macam-macam lembaga Nahdlatul Ulama (NU). Peserta didik mampu mengetahui macam-macam lajnah Nahdlatul Ulama (NU). Peserta didik mampu mengetahui macam-macam badan otonom Nahdlatul Ulama (NU). Peserta didik mampu memahami pengertian Mabadi Khoiro Ummah. Peserta didik mampu memahami pengertian Khittah Nahdliyah. Peserta didik mampu memahami perjuangan Nahdlatul Ulama (NU) dalam berbagai bidang.

Amaliyah Nahdliyah

Peserta didik mampu mengetahui amaliyah diba'an Nahdlatul Ulama (NU). Peserta didik mampu mengetahui amaliyah manaqiban Nahdlatul  Ulama (NU). Peserta didik mampu mengetahui amaliyah pujian Nahdlatul Ulama (NU). Peserta didik mampu mengetahui amaliyah wiridan Nahdlatul Ulama (NU). Peserta didik mampu mengetahui tentang talqin dalam setiap akhir prosesi pemakaman janazah. Peserta didik mampu mengetahui tradisi berziarah kubur. Peserta didik mampu mengetahui tradisi penyelenggaraan selamatan. Peserta didik mampu mengetahui amaliyah yasinan dan tahlilan. Peserta didik mampu mengetahui amaliyah istighatsah.



CP Bhs Jawa

Capaian Pembelajaran Bahasa Jawa Fase A

Menyimak

Peserta didik mampu bersikap menjadi penyimak bunyi huruf, suku kata, dan kata tentang nama nama anggota tubuh dan kata kerja dalam ragam bahasa tingkatan kesopanan berberbahasa percakapan. Peserta didik mampu memahami pesan lisan dan informasi dari media audio, teks aural (teks yang dibacakan dan/atau didengar) pada jenis dongeng, lagu permainan anak, instruksi lisan, dan percakapan yang berkaitan dengan tujuan berkomunikasi tentang diri sendiri dan lingkungan terdekat (keluarga, sekolah dan masyarakat).

Membaca dan Memirsa

Peserta didik mampu bersikap menjadi pembaca dan pemirsa yang menunjukkan minat terhadap teks dongeng dan lagu permainan anak yang dibaca atau dipirsa. Peserta didik mampu membaca katakata yang dikenalinya sehari-hari dengan fasih. Peserta didik mampu memahami informasi dari bacaan dan tayangan yang dibaca dan dipirsa tentang diri sendiri dan lingkungan terdekat (keluarga, sekolah dan masyarakat) pada teks deskripsi imajinatif dan puisi anak sederhana. Peserta didik mampu memaknai kosa kata baru dari teks yang dibaca atau tayangan yang dipirsa dengan bantuan ilustrasi.

Berbicara dan Mempresentasikan

Peserta didik mampu berbicara dengan santun sesuai dengan unggah-ungguh basa tentang beragam topik yang dikenali menggunakan volume dan intonasi yang tepat sesuai konteks. Peserta didik mampu merespons dengan bertanya tentang sesuatu, menjawab, dan menanggapi komentar orang lain (teman, guru, dan orang dewasa) dengan baik dan santun dalam suatu percakapan. Peserta didik mampu mengungkapkan gagasan secara lisan dengan atau tanpa bantuan gambar/ ilustrasi. Peserta didik mampu menceritakan kembali suatu isi informasi yang dibaca atau didengar dan menceritakan kembali teks narasi yang dibacakan atau dibaca dengan topik diri sendiri dan lingkungan terdekat (keluarga, sekolah, dan masyarakat). Peserta didik mampu melagukan lagu permainan anak.

Menulis

Peserta didik mampu menunjukkan keterampilan menulis permulaan huruf latin (cara memegang alat tulis, jarak mata dengan buku, menebalkan garis/huruf, dan lain-lain) di atas kertas dan/atau melalui media digital dengan benar. Peserta didik mengembangkan tulisan tangan yang semakin baik. Peserta didik mampu menulis teks deskripsi dengan beberapa kalimat sederhana, menulis teks rekon tentang pengalaman diri, menulis kembali narasi berdasarkan teks fiksi yang dibaca atau didengar. Peserta didik mampu menulis teks prosedur sederhana tentang kehidupan sehari-hari, dan menulis teks eksposisi sederhana tentang kehidupan seharihari. 


Capaian Pembelajaran Bahasa Jawa Fase B

Menyimak

Peserta didik mampu mernaharni ide pokok (gagasan) suatu pesan lisan, informasi dari media audio, teks aural (teks yang dibacakan dan/atau didengar), dan instruksi lisan yang berkaitan dengan tujuan berkomunikasi. Peserta didik mampu memahami dan memaknai teks narasi (dongeng anak) yang dibacakan atau dari media audio. Peserta didik mampu memahami aksara/tulisan Daerah yang dibacakan atau dari media audio visual. Peserta didik mampu memahami dan memaknai Bahasa kiasan dari teks yang dibaca atau didengar melalui media audio

Membaca dan Memirsa

Peserta didik mampu memahami pesan dan informasi tentang kehidupan sehari-hari, teks narasi (dongeng anak), dan puisi anak dalam bentuk cetak atau elektronik. Peserta didik mampu membaca katakata baru dengan pola kombinasi huruf yang telah dikenalinya dengan fasih. Peserta didik mampu memahami ide pokok dan ide pendukung pada teks inforrmatif. Peserta didik mampu menjelaskan halhal yang dihadapi oleh tokoh cerita pada teks narasi (dongeng anak). Peserta didik mampu memaknai kosa kata baru dari teks yang dibaca atau tayangan yang dipirsa sesuai dengan topik. Peserta didik mampu membaca kata dalam aksara/tulisan daerah. Peserta didik mampu memahami dan memaknai bahasa kiasan dari teks yang dibaca.

Berbicara dan Mempresentasikan

Peserta didik mampu berbicara dengan pilihan kata dan sikap tubuh/ gestur yang santun, menggunakan volume dan intonasi yang tepat sesuai unggahungguh basa. Peserta didik mengajukan dan menanggapi pertanyaan, jawaban, pernyataan, penjelasan dalam suatu percakapan dan diskusi dengan aktif. Peserta didik mampu mengungkapkan gagasan dalam suatu percakapan dan diskusi dengan mematuhi tatacaranya. Peserta didik mampu menceritakan kembali suatu informasi yang dibaca atau didengar dari teks narasi dengan topik yang beraneka ragam. Peserta didik mampu melagukan lagu permainan anak.

Menulis

Peserta didik mampu menulis teks narasi (dongeng anak), teks deskripsi, teks rekon (diri sendiri), teks prosedur, dan teks eksposisi dengan rangkaian kalimat yang beragam, informasi yang rinci dan akurat dengan topik yang beragam. Peserta didik terampil menulis tegak bersambung. Peserta didik mampu menulis kata dan kalimat sederhana dalam aksara/tulisan daerah.


Capaian Pembelajaran Bahasa Jawa Fase C

Menyimak

Peserta didik mampu menganalisis informasi berupa fakta, prosedur dengan mengidentifikasikan ciri objek dan urutan proses kejadian dan nilainilai dari berbagai jenis teks informatif dan fiksi (cerita rakyat sederhana yang berkembang di daerah) yang disajikan dalam bentuk lisan, teks aural (teks yang dibacakan dan/ atau didengar) dan audio. Peserta didik memparafrasekan lagu-lagu daerah. Peserta didik menganalisis bahasa kiasan dalam teks yang dibacakan atau didengar.

Membaca dan Memirsa

Peserta didik mampu membaca katakata dengan berbagai pola kombinasi huruf dengan fasih dan indah serta memahami informasi dan kosa kata baru yang memiliki makna denotatif, literal, konotatif, dan kiasan meliputi bahasa kiasan untuk mengidentifikasi objek, fenomena, dan karakter. Peserta didik mampu mengidentifikasi ide pokok dari teks deskripsi, narasi (cerita rakyat sederhana daerah setempat) dan eksposisi, serta nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Peserta didik mampu membaca aksara/tulisan daerah. 

Berbicara dan Mempresentasikan

Peserta didik mampu menyampaikan informasi secara lisan untuk tujuan menghibur dan meyakinkan mitra tutur sesuai kaidah dan konteks. Menggunakan kosakata baru yang memiliki makna denotatif, konotatif, dan kiasan; pilihan kata yang tepat sesuai dengan norma budaya; menyampaikan informasi dengan fasih dan santun. Peserta didik menyampaikan perasaan berdasarkan fakta, imajinasi (dari diri sendiri dan orang Iain) secara indah dan menarik dalam bentuk prosa dan puisi dengan penggunaan kosakata secara kreatif. Peserta didik mempresentasikan gagasan, hasil pengamatan, dan pengalaman dengan logis, sistematis, efektif, kreatif, dan kritis; mempresentasikan imajinasi secara kreatif. Peserta didik mampu melagukan lagu daerah. 

Menulis

Peserta didik mampu menggunakan kaidah kebahasaan dan kesastraan untuk menulis teks sesuai dengan konteks dan norma budaya; menggunakan kosakata baru yang memiliki makna denotatif, konotatif, dan kiasan. Peserta didik menyampaikan perasaan berdasarkan fakta, imajinasi (dari diri sendiri dan orang Iain) secara indah dan menarik dalam bentuk prosa dan puisi dengan penggunaan kosa kata secara kreatif. Peserta didik menuliskan aksara/tulisan daerah



CP Bhs Arab

Capaian Pembelajaran Bahasa Arab Fase A

Menyimak –Berbicara

Memahami komponen bahasa seperti fonem, kata, intonasi, penanda wacana tentang topik perkenalan, keluargaku, rumahku, madrasahku, hobiku, nama-nama buah, warna, alat transportasi, dan pemandangan alam dengan pola kalimat

من هذا؟ من هذه؟ ما هذا؟ ما هذه؟ هذا – هذه

Membaca –Memirsa

Memahami kata, tanda baca dalam teks tertulis atau teks visual tentang topik perkenalan, keluargaku, rumahku, madrasahku, hobiku, nama-nama buah, warna, alat transportasi, dan pemandangan alam dengan pola kalimat

من هذا؟ من هذه؟ ما هذا؟ ما هذه؟ هذا – هذه.

Menulis –Mempresentasikan

Memahami huruf, kata, tanda baca, dan kalimat yang sangat sederhana dengan benar tentang topik perkenalan, keluargaku, rumahku, madrasahku, hobiku, nama-nama buah, warna, alat transportasi, dan pemandangan alam dengan pola kalimat

من هذا؟ من هذه؟ ما هذا؟ ما هذه؟ هذا – هذه.


Capaian Pembelajaran Bahasa Arab Fase B

Menyimak –Berbicara

Memahami kosa kata, perintah, sapaan, pertanyaan tentang materi pelajaran, nama-nama binatang, penyakit, olahraga, teman-temanku, taman, alamat, profesi, cita-citaku, anggota keluarga, di rumah, dan cinta Indonesia dengan pola kalimat:

الضمير منفصل، الضمير متصل، اسم مفرد، اسم العلم.

Membaca –Memirsa

Membaca dan memahami secara tersurat  wacana yang sangat sederhana berupa teks tertulis atau teks visual tentang materi pelajaran, nama-nama binatang, penyakit, olahraga, teman-temanku, taman, alamat, profesi, cita-citaku, anggota keluarga, di rumah, dan cinta Indonesia dengan pola kalimat:

الضمير منفصل، الضمير متصل، اسم مفرد، اسم العلم.

Menulis –Mempresentasikan

Memaparkan kosakata secara tertulis dan lisan yang sesuai konteks dengan topik materi pelajaran, nama-nama binatang, penyakit, olahraga, teman-temanku, taman, alamat, profesi, cita-citaku, anggota keluarga, di rumah, dan cinta Indonesia dengan pola kalimat:

الضمير منفصل، الضمير متصل، اسم مفرد، اسم العلم.


Capaian Pembelajaran Bahasa Arab Fase C

Menyimak –Berbicara

Memahami informasi dan tanggapan sederhana tentang tema anggota tubuh, kebun binatang, di ruang tamu dan di ruang belajar, di perpustakaan, di kantin, jam, saya suka bahasa Arab, saya suka kegiatan liburan dan piknik dengan menggunakan pola kalimat:

إشارة للمفرد + اسم + النعت، مبتدأ والخبر،

الخبر مقدم ومبتدأ مؤخر، الفعل مضارع، الفعل  ماضي.

Membaca –Memirsa

Mengenal dan memahami informasi secara tersurat wacana singkat dalam bentuk teks tertulis atau teks visual tentang anggota tubuh, kebun binatang, di ruang tamu dan di ruang belajar, di perpustakaan, di kantin, jam, saya suka bahasa Arab, saya suka kegiatan liburan dan piknik dengan menggunakan pola kalimat:

إشارة للمفرد + اسم + النعت، مبتدأ والخبر،

الخبر مقدم ومبتدأ مؤخر، الفعل مضارع، الفعل  ماضي.

Menulis –Mempresentasikan

Memaparkan kosakata secara tertulis dan lisan yang sesuai tata bahasa dan konteks tentang anggota tubuh, kebun binatang, di ruang tamu dan di ruang belajar, di perpustakaan, di kantin, jam, saya suka bahasa Arab, saya suka kegiatan liburan dan piknik dengan menggunakan pola kalimat:

إشارة للمفرد + اسم + النعت، مبتدأ والخبر،

الخبر مقدم ومبتدأ مؤخر، الفعل مضارع، الفعل  ماضي



CP SKI

Capaian Pembelajaran SKI Fase B

Periode Rasulullah Saw.

Memahami kehidupan masyarakat Arab sebelum Islam, kehidupan dan kepribadian Rasulullah Saw. sebagai rahmat bagi seluruh alam, peristiwa kerasulan Rasulullah Saw., ketabahan Rasulullah Saw. dan para shahabat dalam berdakwah, peristiwa hijrah Rasulullah Saw, dan latar belakang peristiwa Isra’ Mi’raj Rasulullah Saw.


Capaian Pembelajaran SKI Fase C

Periode Rasulullah Saw.

Memahami dakwah Rasulullah Saw. kepada kelompok nonmuslim di Madinah dan peristiwa-peristiwa pada masa menjelang akhir hayat Rasulullah Saw.

Periode Khulafaurasyidin

Menganalisis kisah keteladanan Abu Bakar Ash-Shiddiq, Umar bin Khattab, Utsman bin Affan, dan Ali bin Abi Thalib 

Periode Islam di Nusantara

Mengenal biografi Wali Sanga dalam mengembangkan Islam di Indonesia


CP Fiqih

 Capaian Pembelajaran Fiqih Fase A

Fikih Ibadah 

Memahami rukun Islam dan konsep dasar ibadah seperti kalimah syahadatain, praktek thaharah, praktek salat fardhu dan berjamaah mulai dari azan, iqamah, dan zikir sesudah salat.


Capaian Pembelajaran Fiqih Fase B

Fikih Ibadah 

Memahami konsep dasar pelaksanaan puasa, salat Jumat dan berbagai salat sunnah, rukhsah pada salat, khitan dan tanda-tanda baligh beserta cara bersuci dari hadas besar.


Capaian Pembelajaran Fiqih Fase C

Fikih Ibadah 

Memahami konsep dasar zakat fitrah, infak, shadaqah, kurban, tata cara haji dan umrah, serta makanan dan minuman yang halal dan haram.

Fikih Muamalah 

Memahami cara melakukan jual beli, pinjam meminjam barang, menghindari ghashab, dan memperlakukan barang temuan.


CP Aqidah

Capaian Pembelajaran Akidah Akhlak Fase A

Akidah 

Memahami dua kalimat syahadat, enam rukun iman, sifat wajib Allah Swt., iman kepada malaikat Allah, dan al-Asma' al Husna (ar-Rahman, ar-Rahim, al-Malik, al-Quddus, As-Salam, al-Mukmin, al-Muhaimin, al-Aziz).

Akhlak 

Memahami kalimah tayyibah (basmalah, hamdalah, dan ta'awudz) serta pola hidup sehat dan bersih, sikap jujur, rasa terima kasih, rendah hati, dan cara menghindari sikap malas, perkataan kasar, dan berbohong.

Adab 

Memahami adab belajar, mandi, berpakaian, bersin, menguap, makan, dan minum dalam kehidupan sehari-hari.

Kisah Keteladanan

Memahami keteladanan Nabi Muhammad Saw. dan Nabi Nuh a.s. dalam kehidupan sehari-hari.


CP Qurdits

Capaian Pembelajaran Al Qur'an Hadits Fase A

Tajwid 

Mengenal huruf hijaiyah secara terpisah dan bersambung beserta tanda bacanya,  bacaan ghunnah, al-Qamariyah, dan al-Syamsiyah, sehingga mampu memahami hukum bacaan tajwid dengan baik dan benar, sebagai prasyarat membaca Al-Qur'an secara fasih untuk menjalankan kewajiban menghayati dan mengamalkannya dalam konteks beragama, berbangsa, dan bernegara.

Al-Qur’an 

Memahami bacaan, arti, dan pengamalan dari surah-surah pendek/pilihan dalam kehidupan sehari-hari sebagai langkah awal mengamalkan Al-Qur'an dalam konteks beragama, berbangsa, dan bernegara. 

Hadits 

Memahami hadits tentang kebersihan dan keutamaan belajar agar memiliki pola perilaku hidup bersih dan semangat belajar sepanjang hayat, hormat kepada orang tua sebagai upaya mendasari pola hidup yang sesuai dengan tuntunan Rasulullah Saw. dalam konteks beragama, berbangsa, dan bernegara. 


CP Seni Budaya

Capaian Pembelajaran Seni Musik Fase A

Mengalami (Experiencing)

Peserta didik mengidentifikasi dan merespon unsur-unsur bunyi musik nada dan irama baik yang menggunakan anggota tubuh maupun yang menggunakan alat musik ritmis dan melodis.

Merefleksikan (Reflecting)

Peserta didik memberikan tanggapan atau umpan balik mengenai praktik bermusik dirinya atau orang lain dengan menggunakan bahasa sehari-hari.

Berpikir dan Bekerja Secara Artistik (Thinking and Working Artistically)

Peserta didik mengimitasi pola irama dan bunyi dasar ragam alat musik ritmis atau melodis. Peserta didik mengidentifikasi ragam alat musik dan bunyi yang dihasilkannya. Peserta didik mengetahui cara memainkan dan membersihkan instrumen musik yang digunakannya.

Menciptakan (Creating)

Peserta didik memproduksi bunyi dan mengimitasi pola irama menggunakan anggota tubuh atau alat musik ritmis dan melodis yang tersedia di lingkungan sekitar.

Berdampak (Impacting)

Peserta didik menjalankan praktik bermusik yang memberikan dampak positif bagi dirinya.


Capaian Pembelajaran Seni Rupa Fase A

Mengalami (Experiencing)

Peserta didik memahami unsur rupa di lingkungan sekitarnya dan menyimpulkan hasil pemahaman atas dua unsur rupa.

Merefleksikan (Reflecting)

Peserta didik menilai karya dan penciptaan karya seni rupa dengan menggunakan kosa kata sehari-hari

Berpikir dan bekerja secara artistik (Thinking and working artistically)

Peserta didik menggunakan pengalaman visualnya sebagai sumber gagasan dalam berkarya. Peserta didik mengeksplorasi alat dan bahan dasar yang tersedia di lingkungan sekitar.

Menciptakan (Making/Creating)

Peserta didik membuat karya seni rupa menggunakan hasil pengamatannya terhadap lingkungan sekitar, menggunakan unsur garis, bentuk, dan/atau warna.

Berdampak (Impacting)

Peserta didik memberikan respons terhadap kejadian sehari-hari dan keadaan lingkungan sekitar melalui karya seni rupa yang memberi dampak positif bagi dirinya.


Capaian Pembelajaran Seni Tari Fase A

Mengalami (Experiencing)

Peserta didik mengamati bentuk tari sebagai media komunikasi serta mengembangkan kesadaran diri dalam mengeksplorasi unsur utama tari meliputi gerak, ruang, tenaga, waktu, gerak di tempat dan gerak berpindah.

Merefleksikan (Reflecting)

Peserta didik mengenal dan menilai dengan mengidentifikasi unsur utama tari meliputi gerak, ruang, tenaga, waktu, gerak di tempat dan gerak berpindah, serta mengemukakan pencapaian diri secara lisan, tulisan, dan kinestetik.

Berpikir dan Bekerja Artistik (Thinking and Working Artistically)

Peserta didik meragakan hasil gerak berdasarkan norma/perilaku yang sesuai dalam menari dengan keyakinan dan percaya diri saat mengekspresikan ide, perasaan kepada penonton atau lingkungan sekitar.

Menciptakan (Creating)

Peserta didik mengembangkan unsur utama tari (gerak, ruang, waktu, dan tenaga), gerak di tempat, dan gerak berpindah untuk membuat gerak sederhana yang memiliki kesatuan gerak yang indah.

Berdampak (Impacting)

Peserta didik menerima proses pembelajaran sehingga tumbuh rasa ingin tahu dan dapat menunjukkan antusiasme yang berdampak pada kemampuan diri dalam menyelesaikan aktivitas pembelajaran tari.


Capaian Pembelajaran Seni Teater Fase A

Mengalami (Experiencing)

Peserta didik mengamati, merespons, meniru gerak tubuh dan suara sebagai media untuk mengomunikasikan emosi, personifikasi identitas diri dan orang sekitar, atau perilaku objek sekitar (mimesis). Peserta didik melakukan olah tubuh dan vokal untuk mengenal fungsi gerak tubuh dan melatih ekspresi wajah.

Merefleksikan (Reflecting)

Peserta didik mengenali pengalaman dan emosi selama proses berseni teater. Peserta didik mampu menceritakan sebuah karya dengan kosakata sehari-hari.

Berpikir dan Bekerja Secara Artistik (Thinking and Working Artistically)

Peserta didik mengenal bentuk dan fungsi tata artistik panggung dalam pertunjukan.

Menciptakan (Making/Creating)

Peserta didik menirukan tokoh di sekitar atau rekaan dan memainkan sebuah lakon pertunjukan. Peserta didik bertindak sebagai pelakon dalam pertunjukan.

Berdampak (Impacting)

Peserta didik menghasilkan karya teater (naskah atau lakon) berdasarkan minat, pengamatan, dan pengalaman, sehingga memberi dampak positif bagi dirinya.


CP PJOK

Capaian Pembelajaran PJOK Fase A

Terampil Bergerak

Peserta didik mempraktikkan keterampilan gerak fundamental dan menerapkannya dalam berbagai situasi gerak yang berbeda. Peserta didik mengeksplorasi berbagai cara menggerakkan tubuh. Peserta didik memanipulasi objek dengan bagian tubuh dan dalam ruang yang berbeda, serta menyimpulkan efektivitasnya.

Belajar Melalui Gerak

Peserta didik mentaati dan menerapkan peraturan untuk mengembangkan fair play di dalam berbagai aktivitas jasmani. Peserta didik menerapkan strategi kolaborasi ketika berpartisipasi dalam aktivitas jasmani.

Bergaya Hidup Aktif

Peserta didik berpartisipasi di dalam berbagai aktivitas jasmani dan mengeksplorasi manfaatnya.

Memilih Hidup yang Menyehatkan

Peserta didik mengenali gaya hidup aktif dan sehat, manfaat komponen makanan bergizi seimbang dan informasi gizi pada produk makanan yang berdampak pada kesehatan, situasi dan potensi yang berisiko terhadap kesehatan dan keselamatan dan strategi mencari bantuan kepada orang dewasa terpercaya.


Capaian Pembelajaran PJOK Fase B

Terampil Bergerak

Peserta didik menghaluskan keterampilan gerak fundamental dan menerapkannya dalam situasi gerak yang baru. Peserta didik menerapkan dan menyesuaikan strategi gerak untuk mendapatkan capaian keterampilan gerak. Peserta didik memeragakan konsep gerak yang dapat diterapkan dalam rangkaian gerak.

Belajar Melalui Gerak

Peserta didik menerapkan strategi gerak sederhana dan memecahkan masalah gerak. Peserta didik menyusun bersama dan menerapkan peraturan untuk mengembangkan fair play ketika berpartisipasi atau merancang aktivitas jasmani. Peserta didik mempertunjukkan berbagai peran dengan cara yang terhormat untuk mendapatkan keberhasilan capaian di dalam aktivitas gerak kelompok atau tim.

Bergaya Hidup Aktif

Peserta didik berpartisipasi dalam berbagai aktivitas jasmani dan mengenali faktor-faktor yang menyebabkan aktivitas jasmani menyenangkan.

Memilih Hidup yang Menyehatkan

Peserta didik mengenali risiko kesehatan akibat gaya hidup dan berbagai aktivitas jasmani untuk pencegahannya, mengeksplorasi pola makan sehat dan bergizi seimbang sesuai rekomendasi kesehatan untuk menunjang aktivitas sehari-hari, serta mempraktikkan penanganan cedera ringan sesuai pemahaman tentang prinsip pertolongan pertama.


Capaian Pembelajaran PJOK Fase C

Terampil Bergerak

Peserta didik menyesuaikan dan memodifikasi keterampilan gerak melintasi berbagai situasi gerak. Peserta didik mentransfer strategi gerak yang sudah dikuasai ke dalam berbagai situasi gerak yang berbeda. Peserta didik menginvestigasi berbagai konsep gerak yang dapat diterapkan untuk meningkatkan capaian keterampilan gerak.

Belajar Melalui Gerak

Peserta didik memprediksi dan menguji efektivitas penerapan strategi gerak dalam berbagai situasi gerak. Peserta didik merancang dan menguji peraturan alternatif dan modifikasi permainan untuk mendukung fair play dan partisipasi inklusif. Peserta didik berpartisipasi secara positif dalam kelompok atau tim dengan memberi kontribusi pada aktivitas kelompok, mendorong orang lain dan menegosiasikan peran dan tanggung jawab.

Bergaya Hidup Aktif

Peserta didik berpartisipasi dalam aktivitas jasmani untuk menggambarkan pengaruh aktivitas jasmani yang teratur terhadap kesehatan. Peserta didik berpartisipasi dalam aktivitas jasmani di luar ruang dan/atau lingkungan alam dan menggambarkan faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi, baik secara pribadi maupun kelompok. Peserta didik mengeksplorasi rekomendasi aktivitas jasmani serta pencegahan perilaku sedenter dan membahas strategi pencapaiannya.

Memilih Hidup yang Menyehatkan

Peserta didik mengidentifikasi risiko kesehatan akibat gaya hidup dan pencegahan melalui aktivitas jasmani berdasarkan rekomendasi otoritas kesehatan, memilih makanan sehat untuk menunjang aktivitas jasmani berdasarkan informasi kandungan gizi pada makanan, dan mempraktikkan penanganan cedera sedang sesuai pemahaman tentang prinsip pertolongan pertama.



CP IPAS

Capaian Pembelajaran IPAS Fase B

Pemahaman IPAS

Peserta didik memahami bentuk dan fungsi pancaindra; siklus hidup makhluk hidup dan upaya pelestariannya; masalah yang berkaitan dengan pelestarian sumber daya alam sebagai upaya mitigasi perubahan iklim; proses perubahan wujud zat dan perubahan bentuk energi; sumber dan bentuk energi serta proses perubahan bentuk energi dalam kehidupan sehari hari; gejala kemagnetan dalam kehidupan sehari-hari, jenis gaya dan pengaruhnya terhadap arah, gerak, dan bentuk benda; peran, tugas, dan tanggung jawab serta interaksi sosial yang terjadi di sekitar tempat tinggal dan sekolah; mengenal letak kota/kabupaten dan provinsi tempat tinggalnya melalui peta konvensional/digital; ragam bentang alam serta keterkaitannya dengan profesi masyarakat; keanekaragaman hayati, keragaman budaya, kearifan lokal, sejarah keluarga dan masyarakat tempat tinggalnya, dan upaya pelestariannya; serta perbedaan kebutuhan dan keinginan, nilai mata uang dan fungsinya.

Keterampilan proses

1. Mengamati

Di akhir fase ini, peserta didik mengamati fenomena dan peristiwa secara sederhana dengan menggunakan pancaindra dan dapat mencatat hasil pengamatannya. 

2. Mempertanyakan dan memprediksi 

Dengan menggunakan panduan, peserta didik mengidentifikasi pertanyaan yang dapat diselidiki secara ilmiah dan membuat prediksi berdasarkan pengetahuan yang dimiliki sebelumnya. 

3. Merencanakan dan melakukan penyelidikan 

Dengan panduan, peserta didik membuat rencana dan melakukan langkah-langkah operasional untuk menjawab pertanyaan yang diajukan. Menggunakan alat dan bahan yang sesuai dengan mengutamakan keselamatan. Peserta didik menggunakan alat bantu pengukuran untuk mendapatkan data yang akurat.

4. Memproses, menganalisis data dan informasi Mengorganisasikan data dalam bentuk tabel dan grafik sederhana untuk menyajikan data dan mengidentifikasi pola. Peserta didik membandingkan antara hasil pengamatan dengan prediksi dan memberikan alasan yang bersifat ilmiah.

5. Mengevaluasi dan refleksi 

Mengevaluasi kesimpulan melalui perbandingan dengan teori yang ada. Menunjukkan kelebihan dan kekurangan proses penyelidikan. 

6. Mengomunikasikan hasil 

Mengomunikasikan hasil penyelidikan secara Lisan dan tertulis dalam berbagai format.


Capaian Pembelajaran IPAS Fase C

Pemahaman IPAS

Peserta didik memahami sistem organ tubuh manusia yang dikaitkan dengan cara menjaga kesehatan tubuhnya; hubungan antar komponen biotik dan abiotik serta pengaruhnya terhadap ekosistem; siklus air dan kaitannya dengan upaya menjaga ketersediaan air; fenomena gelombang bunyi dan cahaya dalam kehidupan sehari-hari; upaya penghematan energi serta pemanfaatan sumber energi alternatif dari sumber daya yang ada di sekitarnya sebagai upaya mitigasi perubahan iklim; sistem tata surya dan kaitannya dengan rotasi dan revolusi bumi; letak dan kondisi geografis negara Indonesia melalui peta konvensional/digital; sejarah perjuangan para pahlawan di lingkungan sekitar tempat tinggalnya; keragaman budaya nasional yang dikaitkan dengan konteks kebinekaan berdasarkan pemahamannya terhadap nilai-nilai kearifan lokal yang berlaku di wilayahnya; serta kegiatan ekonomi masyarakat dan ekonomi kreatif di lingkungan sekitar.

Keterampilan proses

1. Mengamati

Pada akhir fase C, peserta didik mengamati fenomena dan peristiwa secara sederhana dengan menggunakan panca indra, mencatat hasil pengamatannya, serta mencari persamaan dan perbedaannya. 

2. Mempertanyakan dan memprediksi 

Dengan panduan, peserta didik dapat mengajukan pertanyaan lebih lanjut untuk memperjelas hasil pengamatan dan membuat prediksi tentang penyelidikan ilmiah. 

3. Merencanakan dan melakukan penyelidikan 

Secara mandiri, peserta didik merencanakan dan melakukan langkah-langkah operasional untuk menjawab pertanyaan yang diajukan. Menggunakan alat dan bahan yang sesuai dengan mengutamakan keselamatan. Peserta didik menggunakan alat bantu pengukuran untuk mendapatkan data yang akurat. 

4. Memproses, menganalisis data dan informasi Menyajikan data dalam bentuk tabel atau grafik serta menjelaskan hasil pengamatan dan pola atau hubungan pada data secara digital atau non digital. Membandingkan data dengan prediksi dan menggunakannya sebagai bukti dalam menyusun penjelasan ilmiah. 

5. Mengevaluasi dan refleksi 

Mengevaluasi kesimpulan melalui perbandingan dengan teori yang ada. Merefleksikan proses investigasi, termasuk merefleksikan validitas suatu tes.

6. Mengomunikasikan hasil 

Mengomunikasikan hasil penyelidikan secara utuh yang ditunjang dengan argumen, bahasa, serta konvensi sains yang umum sesuai format yang ditentukan.



CP Matematika

Capaian Pembelajaran Matematika Fase A

Bilangan

Peserta didik menunjukkan pemahaman dan memiliki intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 100. Peserta didik dapat membaca, menulis, menentukan nilai tempat, membandingkan, mengurutkan, serta melakukan komposisi (menyusun) dan dekomposisi (mengurai) bilangan. Mereka dapat melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan menggunakan benda-benda konkret yang banyaknya sampai 20. Peserta didik menunjukkan pemahaman pecahan sebagai bagian dari keseluruhan melalui konteks membagi sebuah benda atau kumpulan benda sama banyak (pecahan yang diperkenalkan adalah setengah dan seperempat).

Aljabar

Peserta didik dapat menunjukkan pemahaman makna simbol matematika "=" dalam suatu kalimat matematika yang terkait dengan penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah sampai 20 menggunakan gambar.

Peserta didik dapat mengenali, meniru, dan melanjutkan pola bukan bilangan (misalnya, gambar, warna, bunyi/suara).

Pengukuran

Peserta didik dapat membandingkan panjang dan berat benda secara langsung, dan membandingkan durasi waktu. Mereka dapat mengukur dan mengestimasi panjang benda menggunakan satuan tidak baku.

Geometri

Peserta didik dapat mengenal berbagai bangun datar (segitiga, segiempat, segibanyak, lingkaran) dan bangun ruang (balok, kubus, kerucut, dan bola). Mereka dapat melakukan komposisi (penyusunan) dan dekomposisi (penguraian) suatu bangun datar (segitiga, segiempat, dan segi banyak). Mereka juga dapat menentukan posisi benda terhadap benda lain (kanan, kiri, depan belakang, bawah, atas).

Analisis Data dan Peluang

Peserta didik dapat mengurutkan, menyortir, mengelompokkan, membandingkan, dan menyajikan data dari banyak benda dengan menggunakan turus dan piktogram paling banyak 4 kategori.


Capaian Pembelajaran Matematika Fase B

Bilangan

Peserta didik menunjukkan pemahaman dan intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 10.000. Mereka dapat membaca, menulis, menentukan nilai tempat, membandingkan, mengurutkan, menggunakan nilai tempat, melakukan komposisi dan dekomposisi bilangan tersebut. Mereka juga dapat menyelesaikan masalah berkaitan dengan uang menggunakan ribuan sebagai satuan. Mereka dapat melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah sampai 1.000. Mereka dapat melakukan operasi perkalian dan pembagian bilangan cacah sampai 100 menggunakan benda-benda konkret, gambar, dan simbol matematika. Mereka juga dapat menyelesaikan masalah berkaitan dengan kelipatan dan faktor.

Peserta didik dapat membandingkan dan mengurutkan antar-pecahan dengan pembilang satu dan antar-pecahan dengan penyebut yang sama. Mereka dapat mengenali pecahan senilai menggunakan gambar dan simbol matematika.

Peserta didik menunjukkan pemahaman dan intuisi bilangan (number sense) pada bilangan desimal. Mereka dapat menyatakan pecahan desimal persepuluhan dan perseratusan, serta menghubungkan pecahan desimal perseratusan dengan konsep persen.

Aljabar

Peserta didik dapat mengisi nilai yang belum diketahui dalam sebuah kalimat matematika yang berkaitan dengan penjumlahan dan pengurangan pada bilangan cacah sampai 100.

Peserta didik dapat mengidentifikasi, meniru, dan mengembangkan pola gambar atau objek sederhana dan pola bilangan membesar dan mengecil yang melibatkan penjumlahan dan pengurangan pada bilangan cacah sampai 100.

Pengukuran

Peserta didik dapat mengukur panjang dan berat benda menggunakan satuan baku. Mereka dapat menentukan hubungan antar-satuan baku panjang (cm, m). Mereka dapat mengukur dan mengestimasi luas dan volume menggunakan satuan tidak baku dan satuan baku berupa bilangan cacah.

Geometri

Peserta didik dapat mendeskripsikan ciri berbagai bentuk bangun datar (segiempat, segitiga, segi banyak). Mereka dapat menyusun (komposisi) dan mengurai (dekomposisi) berbagai bangun datar dengan lebih dari satu cara jika memungkinkan.

Analisis Data dan Peluang

Peserta didik dapat mengurutkan, membandingkan, menyajikan, menganalisis dan menginterpretasi data dalam bentuk tabel, diagram gambar, piktogram, dan diagram batang (skala satu satuan).


Capaian Pembelajaran Matematika Fase C

Bilangan

Peserta didik dapat menunjukkan pemahaman dan intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 1.000.000. Mereka dapat membaca, menulis, menentukan nilai tempat, membandingkan, mengurutkan, melakukan komposisi dan dekomposisi bilangan tersebut. Mereka juga dapat menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan uang. Mereka dapat melakukan operasi penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian bilangan cacah sampai 100.000. Mereka juga dapat menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan KPK dan FPB.

Peserta didik dapat membandingkan dan mengurutkan berbagai pecahan termasuk pecahan campuran, melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan pecahan, serta melakukan operasi perkalian dan pembagian pecahan dengan bilangan asli. Mereka dapat mengubah pecahan menjadi desimal, serta membandingkan dan mengurutkan bilangan desimal (satu angka di belakang koma).

Aljabar

Peserta didik dapat mengisi nilai yang belum diketahui dalam sebuah kalimat matematika yang berkaitan dengan penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian pada bilangan cacah sampai 1000.

Peserta didik dapat mengidentifikasi, meniru, dan mengembangkan pola bilangan membesar dan mengecil yang melibatkan perkalian dan pembagian. Mereka dapat bernalar secara proporsional untuk menyelesaikan masalah sehari-hari dengan rasio satuan. Mereka dapat menggunakan operasi perkalian dan pembagian dalam menyelesaikan masalah sehari-hari yang terkait dengan proporsi.

Pengukuran

Peserta didik dapat menentukan keliling dan luas berbagai bentuk bangun datar (segitiga, segiempat, dan segi banyak) serta gabungannya. Mereka dapat menghitung durasi waktu dan mengukur besar sudut.

Geometri

Peserta didik dapat mengonstruksi dan mengurai bangun ruang (kubus, balok, dan gabungannya) dan mengenali visualisasi spasial (bagian depan, atas, dan samping). Mereka dapat membandingkan karakteristik antarbangun datar dan antarbangun ruang. Mereka dapat menentukan lokasi pada peta yang menggunakan sistem berpetak.

Analisis Data dan Peluang

Peserta didik dapat mengurutkan, membandingkan, menyajikan, dan menganalisis data banyak benda dan data hasil pengukuran dalam bentuk gambar, piktogram, diagram batang, dan tabel frekuensi untuk mendapatkan informasi. Mereka dapat menentukan kejadian dengan kemungkinan yang lebih besar dalam suatu percobaan acak.




CP Pend. Pancasila

Capaian Pembelajaran Pendidikan Pancasila Fase A

Pancasila

Peserta didik mengenal bendera negara, lagu kebangsaan, simbol dan sila-sila Pancasila dalam lambang negara Garuda Pancasila, dan menerapkan nilai-nilai Pancasila di lingkungan keluarga; mengenal para perumus Pancasila.

Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945

Peserta didik mengenal aturan di lingkungan keluarga; menceritakan contoh sikap mematuhi aturan di lingkungan keluarga; dan menunjukkan perilaku mematuhi aturan di lingkungan keluarga.

Bhinneka Tunggal Ika

Peserta didik mengidentifikasi dan menghargai identitas dirinya sesuai dengan jenis kelamin, hobi, bahasa, serta agama dan kepercayaan di lingkungan rumah dan sekolah.

Negara Kesatuan Republik Indonesia

Peserta didik mengenal karakteristik lingkungan tempat tinggal dan sekolah, sebagai bagian dari wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia; mempraktikkan sikap dan perilaku menjaga lingkungan tempat tinggal dan sekolah; menceritakan bentuk kerja sama dalam keberagaman di lingkungan tempat tinggal dan sekolah.


Capaian Pembelajaran Pendidikan Pancasila Fase B

Pancasila

Peserta didik menunjukkan makna sila-sila Pancasila, dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari; mengenal karakter para perumus Pancasila; menunjukkan sikap bangga menjadi anak Indonesia yang memiliki bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat.

Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945

Peserta didik mengidentifikasi dan melaksanakan aturan di sekolah dan lingkungan tempat tinggal; mengidentifikasi dan melaksanakan hak dan kewajiban sebagai anggota keluarga dan sebagai warga sekolah.

Bhinneka Tunggal Ika

Peserta didik membedakan dan menghargai identitas diri, keluarga, dan teman-temannya sesuai budaya, suku bangsa, bahasa, agama dan kepercayaannya di lingkungan rumah, sekolah, dan masyarakat.

Negara Kesatuan Republik Indonesia

Peserta didik mengidentifikasi lingkungan tempat tinggal (RT, RW, desa atau kelurahan, dan kecamatan) sebagai bagian dari wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia; menunjukkan sikap kerja sama dalam berbagai bentuk keberagaman suku bangsa, sosial, dan budaya di Indonesia yang terikat persatuan dan kesatuan di lingkungan tempat tinggal dan sekolah.


Capaian Pembelajaran Pendidikan Pancasila Fase C

Pancasila

Peserta didik memahami kronologi sejarah kelahiran Pancasila; meneladani sikap para perumus Pancasila dan menerapkan di lingkungan masyarakat; menghubungkan sila-sila dalam Pancasila sebagai suatu kesatuan yang utuh, menguraikan makna nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara, pandangan hidup, dan ideologi bangsa dan negara

Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945

Peserta didik menyajikan hasil identifikasi bentuk-bentuk norma, hak, dan kewajiban dalam kedudukannya sebagai anggota keluarga, warga sekolah, dan warga negara; mempraktikkan dalam kehidupan sehari-hari; melaksanakan praktik musyawarah untuk membuat kesepakatan dan aturan bersama, serta menerapkannya dalam lingkungan keluarga dan sekolah.

Bhinneka Tunggal Ika

Peserta didik menyajikan hasil identifikasi sikap menghormati, menjaga, dan melestarikan keberagaman budaya dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika di lingkungan rumah, sekolah, dan masyarakat.

Negara Kesatuan Republik Indonesia

Peserta didik mengenal wilayahnya dalam konteks kabupaten/kota, provinsi sebagai bagian dari wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia; menunjukkan perilaku gotong royong untuk menjaga persatuan di lingkungan sekolah dan sekitar sebagai wujud bela negara.



CP Bhs Indonesia

Capaian Pembelajaran Bahasa Indonesia Fase A

Menyimak

Peserta didik mampu bersikap menjadi pendengar yang penuh perhatian. Peserta didik menunjukkan minat pada tuturan yang didengar serta mampu memahami informasi dari media audio, teks aural (teks yang dibacakan dan/atau didengar), instruksi lisan, dan percakapan yang berkaitan dengan diri, keluarga, dan/atau lingkungan.

Membaca dan Memirsa

Peserta didik mampu bersikap menjadi pembaca dan pemirsa yang menunjukkan minat terhadap teks yang dibaca atau dipirsa. Peserta didik mampu membaca kata-kata yang dikenali sehari-hari dengan fasih. Peserta didik mampu memahami informasi dari bacaan dan tayangan yang dipirsa tentang diri dan lingkungan, narasi imajinatif, dan puisi anak. Peserta didik mampu memaknai kosakata baru dan/atau kosakata Bahasa Indonesia serapan dari bahasa daerah dari teks yang dibaca atau tayangan yang dipirsa dengan bantuan ilustrasi.

Berbicara dan Mempresentasikan

Peserta didik mampu berbicara dengan santun tentang beragam topik yang dikenali menggunakan volume dan intonasi yang tepat sesuai konteks. Peserta didik mampu merespons dengan bertanya tentang sesuatu, menjawab, dan menanggapi komentar orang lain (teman, guru, dan/atau orang dewasa) dengan baik dan santun dalam suatu percakapan. Peserta didik mampu mengungkapkan perasaan dan gagasan secara lisan dengan atau tanpa bantuan gambar/ilustrasi. Peserta didik mampu menceritakan kembali suatu isi informasi yang dibaca atau didengar; dan menceritakan kembali teks narasi yang dibacakan atau dibaca dengan topik diri, keluarga, dan/atau lingkungan.

Menulis

Peserta didik mampu menunjukkan keterampilan menulis permulaan dengan benar di atas kertas dan/atau melalui media digital. Peserta didik mampu mengembangkan tulisan tangan yang semakin baik. Peserta didik mampu menulis berbagai teks tentang diri, keluarga, dan/atau lingkungan dengan beberapa kalimat sederhana.


Capaian Pembelajaran Bahasa Indonesia Fase B

Menyimak

Peserta didik mampu memahami ide pokok (gagasan) suatu pesan lisan, informasi dari media audio, teks aural (teks yang dibacakan dan/atau didengar), dan instruksi lisan yang berkaitan dengan hal-hal menarik di lingkungan sekitar. Peserta didik mampu memahami dan memaknai teks narasi yang dibacakan atau dari media audio.

Membaca dan Memirsa

Peserta didik mampu membaca kata-kata baru dengan pola kombinasi huruf yang telah dikenali dengan fasih. Peserta didik mampu memaknai kosakata baru dan/atau kosakata Bahasa Indonesia serapan dari bahasa daerah dari teks yang dibaca atau tayangan yang dipirsa mengenai hal-hal menarik di lingkungan sekitar. Peserta didik mampu memahami pesan dan informasi tentang kehidupan sehari-hari, teks narasi, dan puisi anak dalam bentuk cetak atau elektronik. Peserta didik mampu memahami ide pokok dan ide pendukung pada teks informatif dan teks narasi.

Berbicara dan Mempresentasikan

Peserta didik mampu berbicara dengan pilihan kata dan sikap tubuh/gestur yang santun, menggunakan volume dan intonasi yang tepat sesuai konteks. Peserta didik mampu terlibat secara aktif dalam suatu percakapan dan diskusi sesuai tata cara. Peserta didik mampu menceritakan kembali suatu informasi yang dibaca atau didengar dari teks narasi mengenai hal-hal menarik di lingkungan sekitar.

Menulis

Peserta didik mampu menulis berbagai teks sederhana dengan rangkaian kalimat yang beragam dan informasi mengenai hal-hal menarik di lingkungan sekitar. Peserta didik mampu menggunakan kaidah sederhana kebahasaan dan kosakata baru yang memiliki makna denotatif untuk menulis teks sesuai dengan konteks. Peserta didik terampil menulis kalimat dalam tulisan Latin dan tegak bersambung.


Capaian Pembelajaran Bahasa Indonesia Fase C

Menyimak

Peserta didik mampu menganalisis informasi dengan mengidentifikasikan ciri objek, urutan proses kejadian dan nilai-nilai dari berbagai tipe teks nonfiksi dan fiksi yang disajikan dalam bentuk lisan, teks aural (teks yang dibacakan dan/atau didengar), dan audio.

Membaca dan Memirsa

Peserta didik mampu membaca kata-kata dengan berbagai pola kombinasi huruf dalam kata dengan fasih dan indah. Peserta didik mampu memahami informasi dan kosakata baru yang memiliki makna denotatif, konotatif, dan kiasan untuk mengidentifikasi objek, fenomena, dan karakter. Peserta didik mampu menganalisis informasi dari berbagai tipe teks serta nilai-nilai yang terkandung dalam teks sastra dari teks visual dan/atau audiovisual. Peserta didik mampu membaca hasil pengamatan.

Berbicara dan Mempresentasikan

Peserta didik mampu menyampaikan informasi secara lisan untuk tujuan menghibur dan meyakinkan mitra tutur sesuai kaidah dan konteks. Peserta didik mampu menggunakan kosakata baru yang memiliki makna denotatif, konotatif, dan kiasan. Peserta didik mampu memilih kata yang tepat sesuai dengan norma sosial budaya. Peserta didik mampu menyampaikan informasi dengan fasih dan santun. Peserta didik mampu menyampaikan perasaan berdasarkan fakta, imajinasi (dari diri sendiri dan orang lain) secara indah dan menarik dalam bentuk karya sastra dengan penggunaan kosakata secara kreatif. Peserta didik mampu mempresentasikan gagasan, hasil pengamatan, dan pengalaman dengan logis, sistematis, efektif, dan kritis; mempresentasikan imajinasi secara kreatif.

Menulis

Peserta didik mampu menulis berbagai teks sederhana berdasarkan gagasan, hasil pengamatan, pengalaman, dan imajinasi. Peserta didik mampu menuliskan hasil pengamatan yang menjelaskan hubungan kausalitas (sebab akibat) untuk meyakinkan pembaca. Peserta didik mampu menggunakan kaidah kebahasaan dan kesastraan untuk menulis teks sesuai dengan konteks dan norma sosial budaya. Peserta didik mampu menggunakan kosakata baru yang memiliki makna denotatif, konotatif, dan kiasan. Peserta didik mampu menyampaikan perasaan berdasarkan fakta, imajinasi (dari diri sendiri dan orang lain) secara indah dan menarik dalam bentuk karya sastra dengan penggunaan kosakata secara kreatif.  Peserta didik terampil menulis teks dalam tulisan Latin dan tegak bersambung.