Daftar Halaman

CP Seni Budaya

Capaian Pembelajaran Seni Musik Fase A

Mengalami (Experiencing)

Peserta didik mengidentifikasi dan merespon unsur-unsur bunyi musik nada dan irama baik yang menggunakan anggota tubuh maupun yang menggunakan alat musik ritmis dan melodis.

Merefleksikan (Reflecting)

Peserta didik memberikan tanggapan atau umpan balik mengenai praktik bermusik dirinya atau orang lain dengan menggunakan bahasa sehari-hari.

Berpikir dan Bekerja Secara Artistik (Thinking and Working Artistically)

Peserta didik mengimitasi pola irama dan bunyi dasar ragam alat musik ritmis atau melodis. Peserta didik mengidentifikasi ragam alat musik dan bunyi yang dihasilkannya. Peserta didik mengetahui cara memainkan dan membersihkan instrumen musik yang digunakannya.

Menciptakan (Creating)

Peserta didik memproduksi bunyi dan mengimitasi pola irama menggunakan anggota tubuh atau alat musik ritmis dan melodis yang tersedia di lingkungan sekitar.

Berdampak (Impacting)

Peserta didik menjalankan praktik bermusik yang memberikan dampak positif bagi dirinya.


Capaian Pembelajaran Seni Rupa Fase A

Mengalami (Experiencing)

Peserta didik memahami unsur rupa di lingkungan sekitarnya dan menyimpulkan hasil pemahaman atas dua unsur rupa.

Merefleksikan (Reflecting)

Peserta didik menilai karya dan penciptaan karya seni rupa dengan menggunakan kosa kata sehari-hari

Berpikir dan bekerja secara artistik (Thinking and working artistically)

Peserta didik menggunakan pengalaman visualnya sebagai sumber gagasan dalam berkarya. Peserta didik mengeksplorasi alat dan bahan dasar yang tersedia di lingkungan sekitar.

Menciptakan (Making/Creating)

Peserta didik membuat karya seni rupa menggunakan hasil pengamatannya terhadap lingkungan sekitar, menggunakan unsur garis, bentuk, dan/atau warna.

Berdampak (Impacting)

Peserta didik memberikan respons terhadap kejadian sehari-hari dan keadaan lingkungan sekitar melalui karya seni rupa yang memberi dampak positif bagi dirinya.


Capaian Pembelajaran Seni Tari Fase A

Mengalami (Experiencing)

Peserta didik mengamati bentuk tari sebagai media komunikasi serta mengembangkan kesadaran diri dalam mengeksplorasi unsur utama tari meliputi gerak, ruang, tenaga, waktu, gerak di tempat dan gerak berpindah.

Merefleksikan (Reflecting)

Peserta didik mengenal dan menilai dengan mengidentifikasi unsur utama tari meliputi gerak, ruang, tenaga, waktu, gerak di tempat dan gerak berpindah, serta mengemukakan pencapaian diri secara lisan, tulisan, dan kinestetik.

Berpikir dan Bekerja Artistik (Thinking and Working Artistically)

Peserta didik meragakan hasil gerak berdasarkan norma/perilaku yang sesuai dalam menari dengan keyakinan dan percaya diri saat mengekspresikan ide, perasaan kepada penonton atau lingkungan sekitar.

Menciptakan (Creating)

Peserta didik mengembangkan unsur utama tari (gerak, ruang, waktu, dan tenaga), gerak di tempat, dan gerak berpindah untuk membuat gerak sederhana yang memiliki kesatuan gerak yang indah.

Berdampak (Impacting)

Peserta didik menerima proses pembelajaran sehingga tumbuh rasa ingin tahu dan dapat menunjukkan antusiasme yang berdampak pada kemampuan diri dalam menyelesaikan aktivitas pembelajaran tari.


Capaian Pembelajaran Seni Teater Fase A

Mengalami (Experiencing)

Peserta didik mengamati, merespons, meniru gerak tubuh dan suara sebagai media untuk mengomunikasikan emosi, personifikasi identitas diri dan orang sekitar, atau perilaku objek sekitar (mimesis). Peserta didik melakukan olah tubuh dan vokal untuk mengenal fungsi gerak tubuh dan melatih ekspresi wajah.

Merefleksikan (Reflecting)

Peserta didik mengenali pengalaman dan emosi selama proses berseni teater. Peserta didik mampu menceritakan sebuah karya dengan kosakata sehari-hari.

Berpikir dan Bekerja Secara Artistik (Thinking and Working Artistically)

Peserta didik mengenal bentuk dan fungsi tata artistik panggung dalam pertunjukan.

Menciptakan (Making/Creating)

Peserta didik menirukan tokoh di sekitar atau rekaan dan memainkan sebuah lakon pertunjukan. Peserta didik bertindak sebagai pelakon dalam pertunjukan.

Berdampak (Impacting)

Peserta didik menghasilkan karya teater (naskah atau lakon) berdasarkan minat, pengamatan, dan pengalaman, sehingga memberi dampak positif bagi dirinya.


Capaian Pembelajaran Seni Musik Fase B

Mengalami (Experiencing)

Peserta didik mengidentifikasi dan mengimitasi pola bunyi, nada, dan irama baik yang menggunakan anggota tubuh maupun yang menggunakan alat musik ritmis dan melodis.

Merefleksikan (Reflecting)

Peserta didik  memberikan tanggapan atau umpan balik mengenai praktik bermusik dirinya atau orang lain dengan menggunakan istilah musik yang telah dipelajari.

Berpikir dan Bekerja Secara Artistik (Thinking and Working Artistically)

Peserta didik mengidentifikasi dan mengimitasi pola irama, tempo, dan bunyi dasar ragam alat musik ritmis atau melodis. Peserta didik mengidentifikasi karakteristik ragam alat musik dan bunyi yang dihasilkannya. Peserta didik mengetahui cara memainkan dan merawat instrumen musik yang digunakannya.

Menciptakan (Creating)

Peserta didik memproduksi bunyi, mengimitasi pola irama, dan mengembangkan pola irama menggunakan anggota tubuh atau alat musik ritmis dan melodis yang tersedia di lingkungan sekitar.

Berdampak (Impacting)

Peserta didik menjalankan praktik bermusik yang memberikan dampak positif bagi dirinya dan lingkungan terkecilnya.


Capaian Pembelajaran Seni Rupa Fase B

Mengalami (Experiencing)

Peserta didik memahami unsur rupa dan prinsip desain di lingkungan sekitarnya. Peserta didik mampu menyimpulkan hasil pengamatan dan pemahaman dua atau lebih unsur rupa dan satu prinsip desain.

Merefleksikan (Reflecting)

Peserta didik menilai karya dan penciptaan karya seni rupa dengan menggunakan kosa kata seni rupa yang telah dipelajari.

Berpikir dan bekerja secara artistik (Thinking and working artistically)

Peserta didik menerapkan pengalamannya sebagai sumber gagasan dalam berkarya.

Peserta didik mampu mengenali karakteristik khusus suatu alat dan bahan dasar yang tersedia di lingkungan sekitar, kemudian secara mandiri menggunakan alat dan bahan tersebut.

Menciptakan (Making/Creating)

Peserta didik mampu membuat karya rupa berdasarkan gagasannya sendiri atau mengambil inspirasi dari luar dirinya dengan menggunakan unsur garis, warna, bentuk dan bangun. Peserta didik menerapkan prinsip keseimbangan dalam menyusun unsur-unsur rupa yang digunakan.

Berdampak (Impacting)

Peserta didik memberikan respons terhadap kejadian sehari-hari dan keadaan lingkungan sekitar melalui karya seni rupa yang memberi dampak positif bagi dirinya dan lingkungan terkecilnya.


Capaian Pembelajaran Seni Tari Fase B

Mengalami (Experiencing)

Peserta didik mengamati bentuk penyajian tari berdasarkan latar belakang serta mengeksplorasi unsur utama tari sesuai level gerak, perubahan arah hadap, dan desain lantai.

Merefleksikan (Reflecting)

Peserta didik mengenal dan mengidentifikasi unsur utama tari sesuai level gerak, perubahan arah hadap, dan desain lantai, serta menilai pencapaian diri saat melakukan aktivitas pembelajaran tari.

Berpikir dan Bekerja Artistik (Thinking and Working Artistically)

Peserta didik meragakan hasil tari kelompok dengan bekerja secara kooperatif untuk mengembangkan kemampuan bekerja sama dan saling menghargai demi tercapainya tujuan bersama.

Menciptakan (Creating)

Peserta didik mengembangkan gerak dengan unsur utama tari, level, perubahan arah hadap.

Berdampak (Impacting)

Peserta didik menerima proses pembelajaran sehingga tumbuh rasa ingin tahu dan dapat menunjukkan usaha yang berdampak pada kemampuan diri dalam menyelesaikan aktivitas pembelajaran tari.


Capaian Pembelajaran Seni Teater Fase B

Mengalami (Experiencing)

Peserta didik mengenal teknik dasar akting (pemeranan) melalui proses meniru (mimesis), eksplorasi gerak tubuh, suara/vokal sesuai tokoh/peran atau perilaku objek sekitar. Peserta didik mengidentifikasi inti cerita dan peran yang berbeda dalam sebuah naskah.

Merefleksikan (Reflecting)

Peserta didik mengenali pengalaman dan emosi selama proses berseni teater. Peserta didik mampu menceritakan sebuah karya dengan kosakata seni teater yang telah dipelajari.

Berpikir dan Bekerja Secara Artistik (Thinking and Working Artistically)

Peserta didik menggunakan tata artistik panggung sesuai dengan tokoh yang diperankan dan alur cerita.

Menciptakan (Making/Creating)

Peserta didik mengeksplorasi beragam peran mengenai tokoh di sekitar atau rekaan, dan memainkan sebuah lakon pertunjukan. Peserta didik bertindak sebagai pelakon dalam pertunjukan.

Berdampak (Impacting)

Peserta didik menghasilkan karya teater (naskah atau lakon) berdasarkan minat, pengamatan, dan pengalaman, sehingga memberi dampak positif bagi dirinya dan keluarganya.


Capaian Pembelajaran Seni Musik Fase C

Mengalami (Experiencing)

Peserta didik menggunakan dan mengembangkan unsur-unsur bunyi musik berupa nada, irama, dan melodi. Peserta didik menunjukkan tingkat kepekaan akan unsur-unsur bunyi musik baik intrinsik maupun ekstrinsik dengan memadukan alat musik ritmis dan melodis.

Merefleksikan (Reflecting)

Peserta didik memberikan umpan balik mengenai karya dan kemampuan bermusik dirinya atau orang lain dengan menggunakan istilah musik yang tepat.

Berpikir dan Bekerja Secara Artistik (Thinking and Working Artistically)

Peserta didik mengeksplorasi variasi pola irama, tempo, dan bunyi dasar ragam alat musik ritmis atau melodis menggunakan notasi musik dan teknik dasar yang telah dipelajari. Peserta didik menemukan alternatif untuk menghasilkan bunyi musik sederhana melalui berbagai anggota tubuh dan eksplorasi material yang tersedia di lingkungan sekitar.

Menciptakan (Creating)

Peserta didik memproduksi bunyi, mengembangkan, atau menggubah pola irama menggunakan anggota tubuh atau alat musik ritmis dan melodis yang tersedia di lingkungan sekitar dan/atau berdasarkan nilai kearifan lokal daerahnya.

Berdampak (Impacting)

Peserta didik menjalankan praktik bermusik yang memberikan dampak positif bagi dirinya dan lingkungan sekitar.


Capaian Pembelajaran Seni Rupa Fase C

Mengalami (Experiencing)

Peserta didik memahami unsur rupa dan prinsip desain di lingkungan sekitarnya. Peserta didik menyimpulkan hasil pengamatan dan pemahaman pada perpaduan unsur dalam prinsip desain.

Merefleksikan (Reflecting)

Peserta didik mempresentasikan penilaian karya dan penciptaan karya seni rupa dengan menggunakan kosa kata seni.

Berpikir dan bekerja secara artistik (Thinking and working artistically)

Peserta didik mampu menggunakan pengalaman, keterampilan, dan pengetahuan yang diperoleh dalam mata pelajaran Seni Rupa atau mata pelajaran lain sebagai sumber gagasan dalam berkarya. Peserta didik mampu secara mandiri menggunakan variasi teknik dasar berkarya rupa.

Menciptakan (Making/Creating)

Peserta didik mampu membuat karya rupa berdasarkan gagasannya sendiri atau mengambil inspirasi dari luar dirinya dengan menggunakan dan menggabungkan unsur garis, warna, tekstur, bentuk, dan bangun. Peserta didik mampu menggunakan perspektif dalam membuat karya 2 dimensi.

Berdampak (Impacting)

Peserta didik mampu memberikan respons terhadap kejadian sehari-hari, keadaan lingkungan sekitar, dan perasaan atau emosinya melalui karya seni rupa yang memberi dampak positif bagi diri dan lingkungan terkecilnya.


Capaian Pembelajaran Seni Tari Fase C

Mengalami (Experiencing)

Peserta didik mengamati berbagai bentuk tari tradisi yang dapat digunakan untuk mengekspresikan diri melalui unsur pendukung tari.

Merefleksikan (Reflecting)

Peserta didik menilai dengan mengidentifikasi dan mengklasifikasi unsur pendukung tari dalam tari tradisi serta menghargai hasil pencapaian karya tari dengan mempertimbangkan pendapat orang lain.

Berpikir dan Bekerja Artistik (Thinking and Working Artistically)

Peserta didik meragakan dan menunjukkan hasil rangkaian gerak tari menggunakan unsur pendukung tari dengan bekerja sama dan berperan aktif dalam kelompok.

Menciptakan (Creating)

Peserta didik merangkai dan mengubah gerak tari yang berpijak pada tradisi dengan menerapkan desain kelompok.

Berdampak (Impacting)

Peserta didik menanggapi kejadian-kejadian di lingkungan sekitar melalui tari yang disajikan kepada penonton atau masyarakat sekitar.


Capaian Pembelajaran Seni Teater Fase C

Mengalami (Experiencing)

Peserta didik melakukan eksplorasi olah tubuh dan vokal sebagai latihan dasar pemeranan. Peserta didik melakukan permainan peran berkelompok seperti improvisasi untuk melatih aksi dan reaksi dalam mengelaborasi cerita atau tokoh. Peserta didik melakukan pengenalan karakter melalui pengamatan kebiasaan tokoh yang diperankan.

Merefleksikan (Reflecting)

Peserta didik mempresentasikan hasil penilaian sebuah cerita, penokohan, dan proses berkarya dengan menggunakan kosakata seni teater yang telah dipelajari. Peserta didik menceritakan kelebihan dan kekurangan karyanya.

Berpikir dan Bekerja Secara Artistik (Thinking and Working Artistically)

Peserta didik merencanakan, menata tata artistik panggung, dan memainkannya sesuai alur cerita. Peserta didik mengeksplorasi alat, bahan, dan budaya yang tersedia di sekitarnya.

Menciptakan (Making/Creating)

Peserta didik mengeksplorasi beragam peran mengenai tokoh di sekitar atau rekaan dan menyusun cerita/alur pertunjukan yang memperlihatkan kejelasan alur. Peserta didik bertindak sebagai pelaksana atau pelakon dalam pertunjukan.

Berdampak (Impacting)

Peserta didik menghasilkan karya teater (naskah atau lakon) berdasarkan minat, pengamatan, dan pengalaman, sehingga memberi dampak positif bagi dirinya dan lingkungan terkecilnya.