Fisika kelas 8 semester 1
1. Gaya
Gaya adalah dorongan atau tarikan terhadap
suatu benda
Gaya sentuh terdiri dari gaya otot, gaya
gesek, gaya mekanik, gaya pegas
Gaya tak sentuh terdiri dari gaya listrik,
gaya magnet, gaya gravitasi
Resultan gaya adalah gaya yang menggantikan
beberapa gaya
Gaya gesek adalah gaya yang terjadi antara
dua permukaan yang bersentuhan
Berat adalah besarnya gaya gravitasi yang
bekerja pada suatu benda
Hukum Newton I : Setiap benda akan tetap
diam atau bergerk lurus beraturan jika tidak ada gaya yang bekerja pada benda
itu
Hukum Newton II : Apabila ada gaya yang
bekerja pada suatu benda maka benda itu akan mengalami perubahan gerak
Hukum Newton III : Besarnya gaya aksi sama
dengan gaya rekasi dan arahnya berlawanan
Rumus F
= m.a
F
= m.g
w
= m.g
F =
gaya (N)
m = massa (kg)
a =
percepatan (m/s2)
w = berat (N)
g =
gravitasi (m/s2)
2. Tekanan
Tekanan adalah gaya persatuan luas bidang
Tekanan pada zat padat dipengaruhi oleh
gaya berat dan luas bidang
Tekanan pada zat cair(hidrostatik)
dipengaruhi oleh massa jenis dan kedalaman
Tekanan pada udara dipengaruhi oleh
ketinggian
Rumus P
= F / A
P
= ρ.g.h
P
= 76 – ( h (cm) / 104 )
P = tekanan (N/m2)
F = gaya (N)
A = luas (m2)
ρ =
massa jenis (kg/m3)
g =
gravitasi (m/s2)
h =
kedalaman / ketinggian (m)
Hukum Pascal : Tekanan yang diberikan
kepada zat cair di dalam ruang tertutup akan diteruskan ke segala arah dan sama
besar
(F1. A2) = (F2.
A1)
Hukum Archimedes : Setiap benda yang dimasukkan kedalam zat cair
akan mendapat gaya tekan keatas sebesar volume zat cair yang dipindahkan
FA = ρ.g.V
FA = wu - wc
FA = gaya archimedes (N)
V =
volume (m3)
wu = berat di darat / udara (N)
wc = berat dalam zat cair (N)
3. Usaha
dan Energi
Usaha adalah hasil kali gaya dengan
perpindahan benda
Rumus W
= F.s
W
= m.g.h
W = usaha
(Joule)
F = gaya (N)
s = perpindahan (m)
h = ketinggian (m)
Pesawat
sederhana
Jenis
pesawat sederhana antara lain : tuas, katrol, bidang miring
Rumus F.lk =
w.lb
F.s = w.h
M
= w/F = lk/lb = s/h
lk = lengan kuasa (m)
lb = lengan beban (m)
M
= keuntungan mekanis
Energi adalah kemampuan melakukan
usaha
Macam energi : energi potensial,
kinetik, angin, gelombang, kalor, bunyi, kimia, listrik, dll
Energi potensial adalah energi
yang dimiliki benda karena kedudukannya
Ep = m.g.h Ep = energi potensial (J)
Energi kinetik adalah energi yang
dimiliki benda karena bergerak
Ek = ½ m.v2 Ek = energi kinetik (J) v
= kecepatan (m/s)
Energi mekanik adalah jumlah dari
energi potensial dan kinetik
Em = Ep + Ek Em = energi mekanik (J)
Kimia kelas 8 semester 1
1. Atom,
Ion, Molekul
Atom adalah partikel terkecil dari suatu
zat yang terdiri dari proton (+) elektron (-), netron (tidak bermuatan), dan
nukleon (inti aom)
Ion adalah atom yang bermuatan listrik
yaitu ion positif (proton) dan ion negatif (elektron)
Molekul adalah bagian terkecil dari suatu
zat yang masih mempunyai sifat zat itu sendiri
molekul unsur contoh : O2,
H2
molekul senyawa contoh: H2O
, CO2
Rumus atom
ZNA
N = nama unsur
Z =
no atom = jumlah proton = jumlah elektron
A =
no massa = massa atom = nukleon
Neutron = A – Z
A = proton + elektron
2. Bahan
Kimia dan Zat Aditif dalam Makanan
Zat aditif adalah zat yang ditambahkan
kedalam bahan makanan untuk menghasilkan sifat tertentu baik warna, aroma,
rasa, maupun keawetan.
Zat aditif alami
Zat pewarna misalnya antisianin, karotenoid
Zat pemanis misalnya gula merah, gula pasir
Zat pengawet misalnya garam dapur, cengkih
Zat penyedap misalnya seledri, daging
Zat aditif buatan
Zat pewarna misalnya tartazine, sunset yellow
Zat pemanis misalnya siklamat, sakarin
Zat pengawet misalnya asam benzoat, asam sorbat
Zat penyedap misalnya monosodium glutamat
3. Zat
Adiktif dan Psikotropika
Zat adiktif adalah zat yang dapat
menimbulkan ketergantungan/ kecanduan
Contoh rokok, miras, psikotropika
Psikotropika terdiri dari depresan
(penenang), stimulan (perangsang), halusinogen
Fisika kelas 8 semester 2
1. Getaran
dan Gelombang
Getaran adalah gerakan bolak-balik secara
teratur melalui titik keseimbangan
Frekuensi adalah jumlah getaran perdetik
f = 1/T f
= n/t λ = v.T λ = v/f
f = frekuensi (hz)
n = banyak getaran
t = waktu (s)
T = perioda (s)
λ = panjang gelombang (m)
v = cepat rambat (m/s)
Gelombang adalah rambatan suatu getaran
Macam gelombang berdasarkan arah rambat :
gelombang transversal dan longitudinal
Macam gelombang berdasarkan medium : gelombang
mekanik dan elektromagnetik
Contoh gelombang elektromagnetik :
gelombang radio, mikro, sinar-x, sinar ɣ, dll
2. Bunyi
Bunyi adalah hasil suatu gataran
Syarat terjadi bunyi : ada sumber bunyi,
medium, dan alat penangkap bunyi
v = s.t d
= ½ .v.t
v = cepat
rambat bunyi (m/s)
s =
jarak (m)
t =
waktu (s)
d =
kedalaman laut (m)
Jenis frekuensi :
Infrasonic adalah frekuensi yang getarannya
kurang dari 20 hz
Audiosonic adalah frekuensi yang getarannya
antara 20 – 20.000 hz
Ultrasonic adalaha frekuensi yang
getarannya lebih dari 20.000 hz
Hukum Marsenne : frekuensi yang dihasilkan
adalah :
Berbanding terbalik dengan panjang senar f1/f2 = l2/l1
Berbanding terbalik dengan akar luas
penampang
Ber banding terbalik dengan akar massa
jenis senar
Sebanding dengan akar tegangan senar f1/f2
= √T1/√T2
Resonansi adalah peristiwa ikut bergetarnya
suatu benda karena ada getaran benda lain
R = (2n + 1). ¼ λ n → utk resonansi 1 n = 0, R2 n = 1, R3 n = 2,
dst
Asas Doppler berbunyi jika sumber bunyi
mendekat suara terdengar meninggi dan jika sumber menjauh suara terdengar
merendah.
3. Cahaya
Cahaya adalah gelombang elektromagnetik
yang memiliki sifat pemantulan (refleksi), pembiasan (refraksi), lenturan
(difraksi), dapat dijumlahkan (interfensi), diuraikan (dispersi), diserap arah
getarnya (dipolarisasi), mengalami hamburan, dan dapat merambat melalui ruang
hampa.
Kecepatan cahaya = 3 x 108 m/s kecepatan suara = 340 m/s
Dualisme cahaya adalah cahaya mempunyai dua
sifat yaitu gelombang dan materi
Macam-macam cermin : cermin datar, cekung (+), cembung (-)
Macam-macam lensa : lensa cembung (+), cekung (-)
Rumus cermin dan lensa
1/f
= 1/So + 1/Si
= 2/R M = Si /So
= hi /ho
f
= jarak fokus
So = jarak benda
Si =
jarak bayangan
h =
tinggi
M =
perbesaran
Indeks bias
n = c/cn sin i / sin r
= nr / ni
n =
indeks bias
c =
cepat rambat ruang hampa (3 x 108 m/s)
cn = cepat rambat dalam zat “n”
sin i = sudut datang
sin r = sudut bias
nr = indeks bias pada sinar bias
ni = indeks bias pada sinar datang
Kekuatan lensa (daya lensa) adalah
kemampuan lensa untuk mengumpulkan (konvergen) atau menyebarkan (divergen)
cahaya.
P = 1/f P
= daya lensa (dioptri) f = jarak
fokus (m)
4. Alat-Alat
Optik
Mata merupakan alat optik alami
Bagian-bagian mata :
Kornea berfungsi menerima dan meneruskan
cahaya
Iris berfungsi membedakan warna
Pupil berfungsi mengatur intensitas cahaya
Lensa mata berfungsi membentuk bayangan
Retina berfungsi menangkap bayangan
Gangguan mata : rabun dekat (hipermetropi),
rabun jauh (miopi), mata tua (presbiopi),
dan buta warna
Mikroskop adalah alat untuk melihat
benda-benda sangat kecil
Lup adalah kaca pembesar
Teropong adalah alat untuk melihat benda
yang jauh
Rumus perbesaran mikroskop
M = Mob . Mok Mob = Si ob /
So ob Mok
= Si ok / So ok
Mob = perbesaran lensa obyektif
Mok = perbesaran lensa okuler
Rumus perbesaran lup
Pada saat mata berakomodasi M = (25/f) + 1
Pada saat mata tidak berakomodasi M = 25/f