Fisika kelas 7 semester 1
1. Besaran
dan Satuan
Besaran adalah sesuatu yang memiliki nilai
dan satuan
Satuan adalah standar yang digunakan untuk
menyatakan besaran
Besaran Pokok terdiri dari panjang (meter),
massa (kilogram), waktu (detik), kuat arus (amper), suhu (kelvin), intensitas
cahaya (candela), dan jumlah zat (mol)
Besaran turunan antara lain volume (m3),
kecepatan (m/s), gaya (newton), usaha (joule), dan lain-lain.
Mengukur adalah membandingkan nilai besaran
Contoh alat ukur : penggaris, roll meter,
neraca, stopwatch, termometer, dll
2. Suhu
Suhu adalah derajat panas suatu benda
Alat mengukur suhu disebut termometer
Termometrik adalah perubahan sifat karena
perubahan suhu seperti perubahan wujud, volume, kimia, warna, daya hantar listrik,
dsb
Perbandingan Suhu
Celcius 0
– 100 perbandingan 5
Fahrenheit 32
– 212 perbandingan 9
Reamur 0
– 80 perbandingan 4
Kelvin 273
– 373 perbandingan 5
3. Zat
dan Wujudnya
Zat adalah sesuatu yang menempati ruang dan
memiliki massa
Sifat zat padat : susunan partikel teratur,
jarak rapat, gaya tarik menarik antar partikel sangat kuat, dan gerak partikel
terbatas.
Sifat zat cair : susunan partikel kurang
teratur, jarak renggang, gaya tarik menarik tidak kuat, dan gerak partikel agak
bebas
Sifat zat gas : susunan partikel tidak
teratur, jarak sangat renggang, gaya tarik menarik sangat lemah, dan gerak
partikel sangat bebas
Perubahan wujud ada 6 yaitu :
mencair, membeku, menguap, mengembun,
menyublim, melenyap.
Kohesi adalah gaya tarik menarik antar
partikel sejenis contoh air raksa pada kaca
Adhesi adalah gaya tarik menarik antar
partikel tidak sejenis contoh cat pada tembok
Meniskus adalah kelengkungan permukaan zat
cair dalam tabung.
4. Massa
Jenis
Massa jenis adalah massa zat persatuan
volumenya
ρ
= m/v
ρ =
massa jenis (kg/m3)
m = massa (kg)
v =
volume (m3)
5. Pemuaian
Pemuaian adalah akibat dari suatu benda
dipanaskan atau didinginkan
Pemuaian ada 3 yaitu muai panjang, muai
luas, dan muai volume
Muai panjang adalah pertambahan panjang
suatu benda karena suhu naik
α = (lt – l0) : l0
(t – t0)
α = koefisien muai panjang (1/C)
l0 = panjang awal (m)
lt = panjang akhir (m)
t =
suhu akhir (C)
t0 = suhu awal (C)
6. Kalor
Kalor adalah salah satu bentuk energi yang
dapat berpindah karena adanya perubahan suhu
Energi kalor adalah energi yang diterima
atau dilepas suatu benda
Pengaruh kalor : perubahan suhu, perubahan
wujud, pemuaian.
Menerima kalor Q = m.c (t - t0)
Melepas kalor Q = m.c (t0 – t)
Kalor laten L
= Q/m
Q = energi kalor (kalori)
m = massa (gram)
c =
kalor jenis (kal gr/C)
L =
kalor laten = kalor lebur
Hukum Black mengatakan bahwa kalor yang
dilepas sama dengan kalor yang diterima
Cara perpindahan kalor ada 3 yaitu :
Konduksi yaitu perpindahan tanpa disertai
perpindahan partikel zat tersebut
Konveksi yaitu perpindahan yang disertai
perpindahan partikel zat tersebut
Radiasi yaitu perpindahan kalor secara
langsung.
Kimia kelas 7 semester 1
1. Unsur,
Senyawa, Campuran
Unsur adalah zat yang terdiri dari atom
sejenis dan tidak dapat dipisahkan lagi
Contoh : hidrogen (H2), oksigen
(O2), Besi (Fe), Tembaga (Cu)
Senyawa adalah zat yang terdiri dari
beberapa unsur
Contoh : air (H2O), asam sulfat (H2SO4)
Campuran adalah gabungan dari beberapa zat
yang berlainan
Campuran homogen seluruh bagiannya sama misalnya larutan gula
Campuran heterogen seluruh bagiannya tidak sama misalnya tanah
2. Asam,
Basa, Garam
Asam adalah suatu senyawa yang jika
dilarutkan dalam air akan melepaskan ion H+ dan sisa atom yang
negatif
Sifat asam : rasanya masam, menghasilkan
ion H+ , merubah kertas lakmus biru menjadi merah contoh : asam
sulfat (H2SO4) , asam karbonat (H2CO3)
Basa adalah senyawa yang jika dilarutkan
dalam air akan menghasilkan logam bermuatan positif dan ion hidroksida negatif
(OH)-
Sifat basa : rasanya pahit, teksturnya
licin, menghasilkan ion (OH)- , dan merubah kertas lakmus merah
menjadi biru. Contoh : kalsium
hidroksida Ca(OH)2
3. Garam
adalah reaksi antara asam dan basa
asam
+ basa → garam + air
contoh : HCl, NaCl, NaHSO4
HCl + NaOH → NaCl + H2O
H2SO4 + Na2O
→ Na2SO4 + H2O
Fisika kelas 7 semester 2
1. Gerak
Gerak adalah perubahan kedudukan benda
terhadap acuan tertentu
Macam gerak : gerak lurus, gerak
melengkung, gerak melingkar
Laju adalah jarak yang ditempuh persatuan
waktu
Kecepatan adalah perpindahan yang dilakukan
persatuan waktu
Percepatan adalah perubahan kecepatan
persatuan waktu
Rumus S
= v . t a = (vt – vo)
/ t
S = jarak (m)
v =
kecepatan (m/s)
t =
waktu (s)
a =
percepatan (m/s2)
Gerak relatif adalah gerak yang
diperbandingkan terhadap acuan tertentu
Gerak semu adalah gerak yang bukan
sebenarnya
Gerak Lurus Beraturan (GLB) adalah gerak
yang lintasannya lurus dan kecepatannya tetap
Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB) adalah
gerak yang lintasannya lurus dan kecepatan benda berubah secara teratur
GLBB dipercepat vt = vo + a.t St = vo +
t + ½ a.t2
GLBB diperlambat vt = vo - a.t
2. Tata
Surya dan Bumi
Tata surya adalah kumpulan benda langit
yang menjadikan matahari sebagai pusat orbitnya terdiri atas bintang, planet,
satelit, asteroid, meteor, dan debu-debu angkasa
Planet dalam tata surya : merkurius, venus,
bumi, mars, yupiter, saturnus, uranus, neptunus.
Unsur matahari : hidrogen (76,4 %), helium
(21,6 %), lainnya (1,8 %)
Lapsan penyusun matahari : inti matahari,
fotosfer, kromosfer, korona
Akibat rotasi bumi : peristiwa siang malam,
perbedaan waktu, pembelokan arah angin, peredaran semu harian benda-benda
langit
Akibat revolusi bumi : pergantian musim,
perhitungan tahun masehi, perubahan panjang siang dan malam, perubahan semu
tahunan matahari.
Gerhana bulan terjadi apabila matahari,
bumi, dan bulan terletak pada satu bidang dan bulan masuk ke dalam bayangan
gelap bumi.
Gerhana matahari terjadi apabila matahari,
bulan, dan bumi terletak pada satu bidang dan bumi terkena bayangan gelap bulan
Pasang surut air laut terjadi akibat gaya
tarik matahari dan bulan terhadap bumi
Kimia kelas 7 semester 2
1. Pemisahan
Campuran
Cara pemisahan campuran :
Destilasi (menaikkan suhu)
Kristalisasi (pengkristalan)
Kromatografi ( pencahayaan)
Memberi zat tertentu
2. Perubahan
Fisika da Kimia
Perubahan fisika adalah perubahan yang
tidak menyebabkan terjadinya jenis zat baru
Contoh : es mencair, besi memuai
Perubahan kimia adalah perubahan yang
menyebabkan terjadinya jenis zat baru
Contoh : kertas dibakar, besi berkarat